cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Konektivitas Ekonomi dan Wisata Jateng Makin Kuat Usai Dua Jalur Strategis Diresmikan
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Jateng > Konektivitas Ekonomi dan Wisata Jateng Makin Kuat Usai Dua Jalur Strategis Diresmikan
Jateng

Konektivitas Ekonomi dan Wisata Jateng Makin Kuat Usai Dua Jalur Strategis Diresmikan

Syarif Tahmid
Last updated: 25 Februari 2026 16:15
Syarif Tahmid
Published: 25 Februari 2026
Share
Gubernur resmikan jalan wisata
Gubernur Jateng meresmikan dua paket konektivitas perekonomian dan wisata. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan ruas Parakan–Temanggung–Patean–Kendal dan Wonosobo–Dieng–Banjarnegara senilai Rp25 miliar lebih untuk mendukung wisata Dieng dan arus mudik Lebaran 2026.

Contents
  • Habiskan Anggaran Lebih dari Rp25 Miliar untuk Dua Ruas Vital
  • Dukung Wisata Dieng dan Distribusi Hasil Pertanian
  • Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
  • Mudahkan Akses Pertanian dan Diapresiasi Pemerintah Desa

Jalur tersebut merupakan dua paket preservasi jalan provinsi yang menghubungkan kawasan strategis serta dapat meningkatkan konektvitas ekonomi dan wisata di wilayahnya. Peresmian dipusatkan di Balai Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung.

Infrastruktur yang telah ditingkatkan ini diproyeksikan memperkuat konektivitas ekonomi antarwilayah sekaligus menopang sektor pariwisata menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Habiskan Anggaran Lebih dari Rp25 Miliar untuk Dua Ruas Vital

Untuk membangun dua akses tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan anggaran lebih dari Rp25 miliar untuk peningkatan kualitas dua jalur tersebut.

Rinciannya:

  • Ruas Parakan–Patean sepanjang 4 kilometer dengan nilai Rp15,29 miliar.
  • Ruas Wonosobo–Dieng sepanjang 3,925 kilometer dengan nilai Rp9,75 miliar.

Pekerjaan dilaksanakan sejak Juli hingga Desember 2025, meliputi pelapisan ulang (overlay) dua lapis serta penguatan bahu jalan guna meningkatkan daya tahan konstruksi dan keselamatan pengguna.

Menurut Ahmad Luthfi, proyek ini menjadi bagian dari komitmen pemprov dalam memantapkan total 2.440,12 kilometer jalan provinsi di Jawa Tengah.

“Infrastruktur jalan ini sudah kita anggarkan pada 2025 dan mayoritas rampung pada Desember. Ini bentuk komitmen menghadirkan jalan provinsi yang aman dan layak,” ujarnya.

Dukung Wisata Dieng dan Distribusi Hasil Pertanian

Ruas Wonosobo–Dieng Banjarnegara memiliki peran penting sebagai akses utama menuju kawasan wisata dataran tinggi Dieng di Kabupaten Wonosobo. Sementara itu, jalur Parakan–Patean menjadi penghubung vital distribusi hasil pertanian dari wilayah hulu menuju pusat ekonomi hingga ke Kabupaten Kendal.

Baca Juga  Cek Jadwal Imsakiyah Pemalang dan Sekitarnya Sebulan Penuh

Gubernur menegaskan, peningkatan kualitas jalan provinsi bukan semata urusan konektivitas, melainkan juga bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat dan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Jalan provinsi harus menjamin keselamatan lalu lintas, memperlancar ekonomi kabupaten/kota, serta mendukung swasembada pangan,” katanya.

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Jawa Tengah dikenal sebagai simpul utama arus mudik nasional. Karena itu, kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial untuk menekan potensi kemacetan maupun kecelakaan.

Ahmad Luthfi meminta seluruh jajaran terkait memastikan kondisi jalan provinsi maupun kabupaten/kota dalam keadaan optimal menjelang Lebaran 2026.

“Jawa Tengah adalah pusat arus mudik. Pastikan semua jalan dalam kondisi mantap dan tidak menimbulkan keluhan masyarakat,” katanya.

Mudahkan Akses Pertanian dan Diapresiasi Pemerintah Desa

Kepala Desa Ngadirejo, Muhammad Abdillah Al Kafi, mengapresiasi peningkatan ruas Parakan–Patean yang dinilai sangat membantu mobilitas warga dan aktivitas ekonomi harian.

Sebelumnya, saat proyek masih berlangsung, Gubernur Ahmad Luthfi bersama Bupati Temanggung Agus Setyawan sempat meninjau langsung lokasi pengerjaan sebagai bentuk pengawasan lapangan.

Dengan rampungnya dua jalur strategis ini, konektivitas antarwilayah di Jawa Tengah semakin solid. Selain memperlancar arus barang dan orang, infrastruktur yang lebih mantap diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendongkrak kunjungan wisata, khususnya ke kawasan Dieng.

Cuaca Ekstrem Bikin Pohon Tumbang di Klirong
Liga 4 Jateng: Dua Gol Persebi Dianulir, PSIR Lawan Persak di Semifinal
Ketua DPRD Jateng: Ramadan Berdampak Signifikan pada Perekonomian Masyarakat
Meriah HUT Bhayangkara di Kabupaten Pekalongan: Ada Ajang Kicau Mania, Sepak Bola, dan Tinju
Hujan Lebat Masih Mengintai hingga 9 Februari, Warga Jateng Diminta Siaga Bencana
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan