cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Mengenal Sapu Tepes, Kerajinan Unggulan Desa Tambaknegara Banyumas
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Mengenal Sapu Tepes, Kerajinan Unggulan Desa Tambaknegara Banyumas
Banyumas Raya

Mengenal Sapu Tepes, Kerajinan Unggulan Desa Tambaknegara Banyumas

Kurnia
Last updated: 16 April 2026 00:10
Kurnia
Published: 16 April 2026
Share
Produk Sapu Tepes dari serabut kelapa hasil karya warga Desa Wisata Tambaknegara, Rawalo, Banyumas. (Sumber: TikTok @deswitatambaknegara)
Produk Sapu Tepes dari serabut kelapa hasil karya warga Desa Wisata Tambaknegara, Rawalo, Banyumas. (Sumber: TikTok @deswitatambaknegara)
SHARE

Desa Wisata Tambaknegara, yang terletak di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, kini semakin memperkuat identitasnya sebagai pusat ekonomi kreatif yang menjanjikan. Melalui pemanfaatan kekayaan alam lokal, masyarakat setempat berhasil mengembangkan Sapu Tepes sebagai komoditas unggulan.

Contents
  • Inovasi Alat Kebersihan Berbasis Lingkungan
  • Transformasi Serabut Kelapa Menjadi Produk Bernilai
  • Penguatan Ekonomi Melalui Sinergi Kelompok Usaha

Kerajinan ini mengubah serabut kelapa yang semula dianggap limbah menjadi alat pembersih berkualitas dengan nilai ekonomis tinggi.

Produksi Sapu Tepes di wilayah ini bukan sekadar aktivitas ekonomi biasa, melainkan sebuah warisan keterampilan yang terus dijaga secara turun-temurun. Kreativitas warga dalam mengolah serat alami ini membuktikan bahwa potensi lokal mampu bersaing dengan produk industri modern, sekaligus menjadi tumpuan hidup bagi banyak keluarga di Desa Tambaknegara.

 

Inovasi Alat Kebersihan Berbasis Lingkungan

Keistimewaan Sapu Tepes terletak pada bahan bakunya yang menggunakan “tepes” atau serabut kelapa kering. Di saat pasar dibanjiri oleh produk berbahan plastik, alat pembersih dari Tambaknegara ini tetap menjadi primadona karena sifatnya yang ramah lingkungan dan ketahanannya yang teruji.

Serat kelapa yang fleksibel namun kuat dikenal sangat efektif dalam mengangkat debu pada berbagai jenis lantai tanpa merusak permukaan.

Selain sisi kegunaan, eksistensi industri kerajinan ini memberikan dampak positif bagi kelestarian alam di Kecamatan Rawalo. Dengan menyerap limbah serabut kelapa dari perkebunan sekitar, para pengrajin membantu meminimalisir tumpukan sampah organik sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan yang produktif bagi masyarakat desa.

Proses perakitan Sapu Tepes yang dikerjakan dengan presisi oleh pengrajin di KUBE Tambak Lestari 1. (Sumber: TikTok @deswitatambaknegara)
Proses perakitan Sapu Tepes yang dikerjakan dengan presisi oleh pengrajin di KUBE Tambak Lestari 1. (Sumber: TikTok @deswitatambaknegara)

 

Transformasi Serabut Kelapa Menjadi Produk Bernilai

Kualitas premium yang dihasilkan oleh para pengrajin di Desa Wisata Tambaknegara didapatkan melalui rangkaian produksi yang menuntut ketelitian tinggi. Berikut adalah tahapan transformasinya:

  • Pembersihan Bahan Baku: Proses diawali dengan mengumpulkan serabut kelapa kering. Bagian ini dibersihkan dari sisa tempurung dan disisir secara manual menggunakan sikat kawat untuk memisahkan serat panjang dari serbuknya.
  • Penguraian Serat: Untuk menghasilkan sapu yang halus dan rapi, serabut dimasukkan ke dalam mesin giling sederhana. Tahap ini memastikan serat memiliki ketebalan yang seragam sebelum dirakit.
  • Penjemuran Alami: Serat yang telah halus dijemur di bawah sinar matahari langsung. Hal ini krusial agar produk akhir tidak mudah berjamur, lebih awet, dan memiliki warna cokelat cerah yang alami.
  • Perakitan Kepala Sapu: Serat yang sudah kering kemudian ditata dan dijepit menggunakan cetakan plastik khusus, lalu diikat kuat dengan benang nilon atau kawat agar tidak mudah rontok saat digunakan.
  • Pemasangan Gagang dan Finishing: Tahap akhir meliputi pemasangan gagang dari kayu atau bambu. Produk kemudian dibungkus plastik pelindung untuk menjaga kebersihan sebelum didistribusikan ke konsumen.
Baca Juga  Rumput Alun-alun Purwokerto Ditutup Sementara, Ini Jadwal Perawatannya

 

Penguatan Ekonomi Melalui Sinergi Kelompok Usaha

Keberhasilan Sapu Tepes menjadi ikon kerajinan Banyumas tidak lepas dari peran aktif kelompok usaha bersama, salah satunya KUBE Tambak Lestari 1. Melalui wadah ini, para pengrajin mendapatkan pembinaan terkait manajemen produksi serta bantuan akses pemasaran yang lebih luas.

Upaya kolektif ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat yang terorganisir mampu meningkatkan taraf hidup warga desa secara signifikan.

Kini, Sapu Tepes bukan hanya sekadar alat rumah tangga, tetapi telah menjadi simbol kemandirian ekonomi Desa Wisata Tambaknegara.

Bagi para pelancong, desa ini juga membuka pintu sebagai destinasi wisata edukasi untuk mempelajari proses pembuatan kerajinan tangan khas Banyumas secara langsung.

***

 

Andhang Pangrenan Purwokerto Jadi Ruang Publik Favorit, Tawarkan Rekreasi Murah hingga Wadah Kreativitas Warga
Intip Kesiapan GOR Satria Purwokerto Jelang Liga 4 Nasional 2026
Bambang Irawan Nahkodai RAPI Purbalingga 2026-2030, Siap Sinergi dan Kolaborasi !
Taman Wisata Banjardap Purbalingga: Sensasi Camping Estetik di Tepian Sungai Klawing, Tiket Cuma Rp3.000!
Perempuan di Bobotsari Ditemukan Meninggal dalam Rumah, Anak Korban Curiga Karena Lampu Masih Menyala
TAGGED:banyumassapu tepestambakreja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan