Aksi kebut-kebutan liar yang selama ini meresahkan warga Kelurahan Kebonmanis, Kecamatan Cilacap Utara, akhirnya ditindak aparat kepolisian. Dalam operasi yang digelar pada Minggu (19/4/2026) dini hari, jajaran Polsek Cilacap Utara bersama Polresta Cilacap berhasil mengamankan 13 sepeda motor yang diduga dipakai untuk balapan ilegal.
Penertiban berlangsung sejak pukul 01.00 WIB hingga sekitar pukul 05.00 WIB. Kegiatan diawali dengan apel di Mapolsek Cilacap Utara, sebelum petugas bergerak menyasar Jalan Perintis Kemerdekaan yang dikenal sebagai salah satu titik rawan aksi balap liar di wilayah tersebut.
Kapolsek Cilacap Utara, AKP Setiyo Nugroho, mengungkapkan bahwa sebanyak 45 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas balap liar yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.
13 Kendaraan Disita, Pengendara Dibina di Tempat
Dalam operasi tersebut, petugas tidak hanya melakukan penindakan berupa penyitaan kendaraan, tetapi juga memberikan pembinaan kepada para pengendara. Pendataan dilakukan di lokasi untuk memastikan identitas serta memberikan efek jera bagi para pelaku.
“Selain penindakan, kami juga melakukan pendataan sekaligus pembinaan terhadap pengendara dan pemilik kendaraan,” ujar AKP Setiyo, Senin (20/4/2026).
Seluruh sepeda motor yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolresta Cilacap. Para pengendara bahkan diminta untuk menuntun kendaraannya dari lokasi penertiban hingga ke kantor polisi sebagai bentuk edukasi sekaligus efek disiplin.
“Pengendara kami minta menuntun kendaraannya. Ini bagian dari pembinaan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.
Operasi Berlanjut, Polisi Petakan Titik Rawan
AKP Setiyo menegaskan, operasi penertiban ini tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga langkah preventif guna menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pendekatan yang dilakukan pun mengedepankan cara humanis dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas dan masyarakat.
Ke depan, pihak kepolisian memastikan razia serupa akan terus dilakukan secara berkala dan lebih masif. Sejumlah lokasi yang dianggap rawan sudah dipetakan, termasuk berdasarkan laporan dari masyarakat.
“Operasi akan terus kami lakukan untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan mampu menekan maraknya balap liar di wilayah Cilacap Utara sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya tersebut.

