cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Temuan Dokumen Kolonial: Kaligua Dahulu Bagian dari Wilayah Banyumas
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Temuan Dokumen Kolonial: Kaligua Dahulu Bagian dari Wilayah Banyumas
Banyumas Raya

Temuan Dokumen Kolonial: Kaligua Dahulu Bagian dari Wilayah Banyumas

Wahyu Sumantri
Last updated: 21 Februari 2026 20:41
Wahyu Sumantri
Published: 21 Februari 2026
Share
Kaligua masuk banyumas dulu
Hendy Tr dan Ady Murba saat melakukan pengamatan terhadap peta dan literatur dari Universitas Leiden serta Delpher (Perpustakaan Nasional Belanda), di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Banyumas, Jumat (20/2/2026). (foto: Wahyu Sumantri)
SHARE

Pegiat lingkungan dari komunitas Save Slamet mengungkap fakta sejarah baru terkait status administratif kawasan wisata Kaligua. Berdasarkan penelusuran dokumen kolonial Belanda, kawasan yang saat ini masuk dalam wilayah Kabupaten Brebes tersebut nyatanya merupakan bagian dari wilayah Banyumas di era Hindia Belanda.

Contents
  • ​Dampak Ekologis di Pekuncen
  • ​Bukti dari Leiden dan Delpher
  • ​Amunisi Baru Advokasi Lingkungan

​Temuan ini disampaikan oleh perwakilan komunitas Save Slamet, Hendy Tr dan Ady Murba, dalam audiensi bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Banyumas pada Jumat (20/2/2026). Selain nilai sejarah, isu ini mencuat sebagai landasan advokasi penyelamatan ekosistem lereng Gunung Slamet yang dinilai kian kritis.

 

​Dampak Ekologis di Pekuncen

​Hendy Tr menjelaskan bahwa riset timnya menunjukkan Kaligua merupakan catchment area atau daerah tangkapan air vital bagi warga di Kecamatan Pekuncen, Banyumas. Sayangnya, kawasan yang seharusnya menjadi hutan lindung tersebut kini telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian sayur masif.

​”Akibat penggundulan hutan di sana, terjadi banjir bandang yang kerap merusak infrastruktur jalan, jembatan, hingga lahan pertanian warga Pekuncen di sepanjang aliran sungai,” ujar Hendy. Ia juga menyayangkan adanya oknum yang melakukan alih fungsi lahan tanpa mempertimbangkan dampak ekologis bagi wilayah hilir di Banyumas.

 

​Bukti dari Leiden dan Delpher

​Tim Save Slamet menyertakan bukti kuat berupa peta dan literatur yang bersumber dari Universitas Leiden serta Delpher (Perpustakaan Nasional Belanda). Keaslian data ini pun diakui oleh pihak Arpusda Banyumas.

​Arsiparis Senior Arpusda Banyumas, Warsito, mengonfirmasi bahwa sebagian data yang dibawa memiliki kesamaan dengan koleksi daerah. Namun, dokumen dari Save Slamet dianggap lebih lengkap. Komunitas ini menyatakan kesiapannya untuk memberikan salinan peta tersebut agar dapat diakses oleh publik sebagai bahan edukasi sejarah.

Baca Juga  Polresta Banyumas Buru Komplotan Perampok 'Ngapak' Spesialis Subuh

​”Kesimpulannya jelas, Kaligua dan sekitarnya secara faktual pernah menjadi bagian Banyumas hingga masa kemerdekaan. Kami masih mendalami kapan dan mengapa pergeseran administratif itu terjadi,” tambah Hendy.

 

​Amunisi Baru Advokasi Lingkungan

​Kepala Arpusda Banyumas, Agus Anggraito, menyambut positif temuan sejarah ini. Menurutnya, data ini bukan sekadar arsip statis, melainkan instrumen penting untuk perjuangan lingkungan hidup.

​”Ini temuan yang sangat menarik dan penting. Tidak hanya untuk pelestarian sejarah, tetapi juga sebagai amunisi baru untuk advokasi lingkungan hidup yang lebih baik di masa depan,” kata Agus.

​

PWI Purbalingga Gelar Tasyakuran Hari Pers Nasional 2026
Update Liga 4 Nasional: Persibangga Tahan Pesik Kuningan 1-1 di Babak Pertama
Satpol PP Banjarnegara Sita Puluhan Botol Miras Usai Video Pesta Lebaran Warga Viral
Mesin Partai Dipanaskan, PDI Perjuangan Purbalingga Lantik Pengurus PAC dan Libatkan Gen Z untuk Menang Spektakuler
5 Rekomendasi Kuliner Malam di GOR Satria Purwokerto, Ada Ayam Bakar Madu hingga Teh Rempah yang Hangat!
TAGGED:kaliguakomunitas save slamet
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan