Sempat memberikan perlawanan sengit, Persibangga Purbalingga dipaksa tunduk sementara di paruh pertama oleh Wahana FC Pekanbaru. Dalam laga Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 yang digelar di Stadion Goentoer Darjono, Selasa (2/6/2026) sore, skuad tuan rumah harus rela tertinggal 0-1 akibat gol telat di masa kritis. Pertandingan pembuka ini berlangsung panas dan diwarnai ketegangan tinggi antar-pemain.
Sejak sepak mula, Persibangga sebenarnya berusaha menekan demi mengamankan poin kandang. Namun, Wahana FC justru tampil lebih agresif dan langsung menggempur pertahanan Laskar Jenderal Soedirman sejak menit-menit awal di bawah kepemimpinan wasit Oky Tri Yudasakti.
Sengit Sejak Menit Awal, Saling Tukar Serangan
Baru tiga menit berjalan, gawang tuan rumah langsung terancam. Penyerang sayap Wahana FC, M. Adif Nor Haizat (21), berhasil lepas dari kawalan dan melepaskan tembakan keras, beruntung bolanya masih melambung di atas mistar. Tak lama berselang, giliran Usama Ahmad Raihan yang mencoba peruntungan lewat spekulasi jarak jauh, meski belum menemui sasaran.
Persibangga hampir saja kebobolan di menit ke-4 menyusul blunder antisipasi dari kiper Aldiano Sefiola Wirayuda. Bola liar berhasil disambar barisan depan Wahana FC, tetapi tiang gawang menyelamatkan tuan rumah dari kebobolan awal.
Memasuki menit ke-15, kedua tim memperagakan permainan terbuka yang atraktif. Jual beli serangan terus terjadi, namun rapatnya lini tengah membuat skor kacamata bertahan hingga setengah jam laga berjalan.
Diwarnai Keributan dan Hujan Kartu Peringatan
Tingginya tensi laga akhirnya memicu gesekan di lapangan. Pada menit ke-35, pertandingan sempat terhenti akibat adu mulut dan aksi saling dorong antarpemain kedua tim sebelum akhirnya diredam oleh wasit.
Ketegangan tersebut berbuah hujan kartu. Wasit menghadiahi kartu kuning untuk dua pemain Persibangga, yakni Aziz Briantoro Ramadhon (12) dan kapten Andre Putra Wibowo (74). Sementara di kubu Wahana FC, kartu kuning diberikan kepada Noer Wahid (24) serta Ramadhani (8).
Menjelang turun minum, Persibangga nyaris memecah kebuntuan lewat skema bola mati (set piece). Sayangnya, bola hasil sundulan terukur pemain depan mereka masih mampu disapu bersih oleh bek Wahana FC tepat di garis gawang.
Petaka Injury Time Gagalkan Ambisi Tuan Rumah
Saat paruh pertama tampak akan berakhir tanpa gol, konsentrasi lini belakang Persibangga buyar di masa *injury time*. Memanfaatkan tambahan waktu 5 menit, Wahana FC sukses mencuri keunggulan lewat serangan balik kilat.
Ramadhani (8) yang berdiri tanpa pengawalan di kotak penalti berhasil menanduk umpan silang matang ke pojok gawang Aldiano pada menit ke-45+5. Papan skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu.
Gol tersebut sekaligus menyudahi babak pertama. Persibangga kini menghadapi tantangan besar untuk membalikkan keadaan di paruh kedua demi menjaga peluang lolos dari babak 64 besar di putaran Liga 4 Nasional ini.

