cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Menuju Maturasi Program MBG: Sinergi Imunologi, Ekonomi Desa dan Kemandirian Teknologi Sel
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Menuju Maturasi Program MBG: Sinergi Imunologi, Ekonomi Desa dan Kemandirian Teknologi Sel
Banyumas Raya

Menuju Maturasi Program MBG: Sinergi Imunologi, Ekonomi Desa dan Kemandirian Teknologi Sel

Heri Cahyono
Last updated: 26 April 2026 11:36
Heri Cahyono
Published: 26 April 2026
Share
Mbg
dr. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQua
SHARE

Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah melangkah menuju transformasi sistem kesehatan fundamental melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen strategis menuju maturasi kebijakan yang mengintegrasikan promosi kesehatan, kemandirian ekonomi desa, hingga kedaulatan teknologi medis.

Contents
  • ​Motor Ekonomi dan Imunoterapi Alami
  • ​Kedaulatan Teknologi Sel Autologus

​Praktisi kesehatan, dr. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQua, menekankan bahwa kunci keberhasilan MBG terletak pada efisiensi supervisi gizi. Menurutnya, rumah sakit dapat diberdayakan sebagai supervisor strategis bagi Puskesmas dan unit pelaksana MBG di tingkat lokal.

​”Dengan model supervisi ini, negara tidak perlu merekrut ahli gizi baru di setiap titik distribusi, sehingga terjadi efisiensi biaya. Penghematan ini bisa dialokasikan untuk memperkuat anggaran BPJS yang selama ini terbebani pelayanan kuratif,” ujar dr. Agus dalam keterangannya, Ahad (26/4/2026).

 

​Motor Ekonomi dan Imunoterapi Alami

Integrasi lintas sektor menjadi pilar penting lainnya. Koperasi desa diharapkan menjadi penyedia utama bahan pangan lokal segar, menjadikan MBG sebagai motor ekonomi rakyat. Selain itu, penggunaan data malnutrisi yang akurat akan menjamin ketepatan sasaran; di mana daerah terpencil diprioritaskan untuk gizi lengkap, sementara daerah berkecukupan mendapatkan dukungan suplementatif.

​Secara ilmiah, dr. Agus memaparkan bahwa MBG merupakan bentuk “imunoterapi alami”. Merujuk pada perkembangan jurnal medis global tahun 2025-2026, kecukupan mikronutrisi melalui asupan alami terbukti lebih unggul dalam menjaga stabilitas sistem imun dibandingkan intervensi laboratorium yang mahal dan berisiko.

​”MBG adalah persiapan nutrisi bangsa menghadapi krisis kesehatan masa depan. Ini adalah pencegahan dini yang jauh lebih murah dibandingkan program vaksinasi sekalipun jika dilakukan secara konsisten,” tambahnya.

Baca Juga  Banyumas Berangkatkan 1.329 Calon Jamaah Haji 2026, Terbagi dalam 5 Kloter

 

​Kedaulatan Teknologi Sel Autologus

Di sisi kuratif, dr. Agus menyoroti pentingnya kemandirian teknologi domestik seperti Autologous Fresh Manipulation Mononuclear Cell. Teknologi yang menggunakan sel dari tubuh pasien sendiri ini dinilai lebih aman dari risiko penolakan imun dan karsinogenesis dibandingkan sel donor asing.

​Sejalan dengan langkah Menteri Kesehatan dalam menyiapkan fasilitas Cath Lab di ratusan RSUD, teknologi sel autologus ini dapat dihantarkan langsung ke organ target secara presisi melalui protokol domestik. Hal ini sekaligus menjadi benteng perlindungan agar data genetik bangsa tidak terekspos melalui ketergantungan pada industri kesehatan asing.

​”Maturasi program MBG berarti kita sedang memutus rantai kemiskinan biologis secara holistik. Sinergi ini memastikan tubuh rakyat subur melalui gizi dan teknologi sel autologus memberikan perbaikan presisi tanpa kehilangan kedaulatan,” pungkasnya.

Tak Ingin Warga Cemas Jelang Puasa, Satgas Pangan Banjarnegara Turun Langsung ke Pasar
Pramuka Purbalingga Salurkan Bumbung Kemanusiaan Untuk Korban Banjir
Gema Harapan dari Halaman Rutan Banyumas: Alunan Musik Religi Warga Binaan Sentuh Hati Masyarakat
PT Superior Porcelain Sukses Salurkan Bantuan Material untuk Desa Danaraja Banjarnegara
Nasib Pemenang Umrah Jalan Sehat HUT RI Banyumas: Janji Januari Meleset, Novi Masih Menanti Kepastian
TAGGED:agus ujiantoBanjarnegarambg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan