Bencana angin puting beliung mengamuk di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Banyumas, pada Selasa (22/2/2026) sore. Akibat peristiwa ini, bangunan SDN 1 Sambirata mengalami kerusakan berat setelah dihantam angin kencang yang disertai hujan lebat.
Penjaga sekolah, Slamet, menuturkan bahwa cuaca ekstrem mulai terjadi sekira pukul 14.30 WIB. Saat itu, dirinya sedang berada di area sekolah untuk bersih-bersih persiapan aktivitas belajar mengajar pasca-libur.
”Dalam kondisi hujan deras, tiba-tiba muncul angin puting beliung yang mengarah langsung ke sekolah,” ujar Slamet.
Beruntung, Slamet berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum material bangunan ambruk. Ia segera menghubungi pihak guru dan warga sekitar untuk meminta bantuan. Sekira pukul 15.00 WIB, warga bersama pihak sekolah bergotong royong menyelamatkan aset dan inventaris yang masih bisa digunakan.
Kerusakan Menyeluruh
Kepala SDN 1 Sambirata, Heri Wijiarto, mengungkapkan bahwa hampir seluruh fasilitas pendidikan di sekolah tersebut terdampak. Kerusakan mencakup ruang kelas, perpustakaan, hingga ruang guru.
”Kerusakan terjadi di sejumlah ruang kelas, dapur, perpustakaan, dan fasilitas sekolah,” terang Heri.
Rincian kerusakan bangunan:
Kelas 1 (A, B, C): Genteng pecah berantakan.
Kelas 2 (A, B): Plafon jebol dan rusak.
Kelas 3 (A, B): Atap rusak parah dan jendela kaca pecah.
Kelas 4 & 5: Genteng dan plafon mengalami kerusakan signifikan.
Ruang Guru: Atap bocor mengakibatkan sejumlah arsip penting basah.
Perpustakaan & UKS: Mengalami kebocoran, ditambah pagar sekolah roboh tertimpa pohon tumbang.
Hingga saat ini, pihak sekolah masih melakukan pendataan kerugian materil dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk perbaikan agar aktivitas siswa tidak terganggu terlalu lama.

