cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Wajah Baru Alun-Alun Purwokerto: Masyarakat Bebas Nikmati Area Rumput
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Wajah Baru Alun-Alun Purwokerto: Masyarakat Bebas Nikmati Area Rumput
Banyumas Raya

Wajah Baru Alun-Alun Purwokerto: Masyarakat Bebas Nikmati Area Rumput

Kurnia
Last updated: 19 April 2026 10:21
Kurnia
Published: 19 April 2026
Share
Akses terbuka bagi publik, Alun-Alun Purwokerto kini bebas dinikmati tanpa pembatasan area rumput. (Foto: Dok cilacaptoday.com)
Akses terbuka bagi publik, Alun-Alun Purwokerto kini bebas dinikmati tanpa pembatasan area rumput. (Foto: Dok cilacaptoday.com)
SHARE

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas telah menetapkan kebijakan baru yang mengizinkan publik untuk kembali menginjak dan beraktivitas di hamparan rumput Alun-Alun Purwokerto.

Contents
  • Respon Positif Atas Kebijakan Bupati Banyumas
  • Sinergi dalam Merawat Ruang Terbuka Hijau
  • Catatan Historis dan Pertimbangan Perawatan
  • Menuju Ikon Banyumas yang Lebih Modern

Langkah ini diambil guna menghidupkan kembali fungsi alun-alun sebagai ruang publik yang lebih ramah dan fungsional bagi seluruh warga.

Kehadiran akses tanpa sekat ini diharapkan mampu menjadi magnet sosial sekaligus titik kumpul yang menyatukan berbagai komunitas di Banyumas dalam suasana yang lebih asri.

Dengan dibukanya area tengah ini, estetika kota kini terasa lebih hidup dan dapat dinikmati secara langsung oleh setiap pengunjung.

 

Respon Positif Atas Kebijakan Bupati Banyumas

Kabar mengenai pembukaan akses ikon kota ini berawal dari pernyataan resmi Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, melalui platform media sosial pribadinya pada Sabtu, (18/4/2026).

“Siki area rumput Alun-alun Purwokerto wis bisa dienggo maning lurd,” tulis dalam keterangan caption @masdewo_17, dikutip cilacaptoday.com, Minggu (19/4/2026).

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi menyambut perubahan ini. Para mahasiswa tampak mulai memanfaatkan ruang terbuka tersebut untuk beristirahat di sela jadwal kuliah.

Sementara itu, para orang tua kini merasa lebih tenang membiarkan anak-anak mereka bermain di area rumput.

Tak hanya pengunjung, para pelaku usaha di sekitar kawasan tersebut juga menaruh harapan besar bahwa peningkatan arus kunjungan ini akan membawa dampak positif pada pendapatan mereka.

 

Sinergi dalam Merawat Ruang Terbuka Hijau

Meski kini masyarakat memiliki kebebasan akses, pemeliharaan fasilitas publik ini tetap menjadi prioritas utama yang memerlukan kerja sama semua pihak.

Pemerintah daerah menitipkan pesan agar keleluasaan ini diimbangi dengan kesadaran menjaga lingkungan melalui beberapa langkah nyata:

  • Tanggung Jawab Kebersihan: Pengunjung diminta secara aktif menjaga keasrian dengan tidak meninggalkan sampah di area rumput.
  • Perlindungan Vegetasi: Menghindari tindakan yang dapat merusak tanaman hias maupun tata kelola taman yang telah dirapikan.
  • Menjaga Visual Kota: Kesadaran bersama untuk mempertahankan keindahan alun-alun agar tetap menjadi pemandangan yang membanggakan bagi siapa pun.
Baca Juga  Update Cuaca Purwokerto Malam Ini Saat Nobar Indonesia vs Bulgaria FIFA Series 2026

 

Catatan Historis dan Pertimbangan Perawatan

Jika melihat ke belakang, kebijakan pembatasan area rumput ini sebenarnya telah berjalan selama hampir satu dekade, tepatnya sejak tahun 2017.

Kala itu, kondisi tanah yang mulai gundul memaksa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan rehabilitasi total. Selama masa pemulihan, area tersebut hanya dibuka untuk agenda besar tertentu, seperti ibadah hari raya atau acara nonton bersama.

Catatan historis larangan menginjak Alun-alun Purwokerto sejak revitalisasi tahun 2017 silam. (Foto: Dok cilacaptoday.com)
Catatan historis larangan menginjak Alun-alun Purwokerto sejak revitalisasi tahun 2017 silam. (Foto: Dok cilacaptoday.com)

Keputusan untuk membuka kembali akses ini tentu memiliki konsekuensi pada beban anggaran daerah. Secara teknis, biaya pemeliharaan untuk rumput yang digunakan secara intensif jauh lebih tinggi dibandingkan saat area ditutup.

Diperkirakan, anggaran untuk menjaga kualitas rumput agar tetap layak dan hijau bisa menyentuh angka 600 juta rupiah per tahun, mencakup pemupukan hingga penggantian rumput yang aus.

 

Menuju Ikon Banyumas yang Lebih Modern

Kini, Alun-Alun Purwokerto berdiri sebagai simbol keterbukaan dan kemajuan tata kota di Banyumas. Penghapusan pembatasan fisik ini mempertegas identitas alun-alun sebagai ruang publik yang inklusif dan berkelanjutan bagi masa depan.

Keberlanjutan konsep ruang terbuka yang nyaman ini kini berada di tangan masyarakat dan pemerintah. Melalui perawatan rutin yang terprogram serta perilaku pengunjung yang tertib, Alun-Alun Purwokerto diharapkan tetap menjadi tempat rekreasi yang mempesona dan mempererat harmoni warga.

***

Bina Marga Kebut Perbaikan 6 Titik Jalur Tengah Banjarnegara–Semarang, Target H-10 Lebaran Rampung!
Pesona Situ Tirta Marta Purbalingga, Wisata Air Jernih Sebening Kaca yang Punya Sejarah Melegenda
RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran
Manajemen Persibangga Beri Bonus Fantastis Usai Timnya Lolos ke Babak 32 Besar Liga 4 Nasional 2026
Gema Harapan dari Halaman Rutan Banyumas: Alunan Musik Religi Warga Binaan Sentuh Hati Masyarakat
TAGGED:alun-alun purwokerto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan