Mobil pengangkut bahan bakar minyak (BBM) terbakar di di Jalan Raya Nasional III, Desa Jabres, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Rabu (4/3/2026) malam. Mobil pengangkut BBM tersebut adalah Mitsubishi SS bernomor polisi AA-1967-GJ.
Dikutip dari Instagram Polres Kebumen, Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, memberikan penjelasannya. Dia mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 22.45 WIB. “Mobil melintas dari arah barat ke timur. Sesampainya di timur SPBU Klapagada Sruweng, kendaraan tiba-tiba mengeluarkan api,” kata AKBP Putu, Kamis (5/3/2026).
Ketika kejadian tersebut, sopir dan dua penumpang panik dan melompat keluar dari kendaraan. Tapi diduga mesin mobil masih dalam keadaan hidup sehingga kendaraan tetap melaju tak terkendali ke arah timur, kemudian berbelok ke selatan. Mobil pengangkut BBM tersebut menabrak satu unit Honda Accord bernomor polisi B-1968-NBD yang terparkir di depan rumah warga sebelum akhirnya menghantam bangunan pabrik genting.
Benturan itu menyebabkan api membesar dan membakar sebagian pabrik. Warga setempat segera melapor ke Polsek Sruweng, yang kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran Kabupaten Kebumen. Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit kemudian.
Dari kejadian itu tiga orang yang berada di dalam mobil mengalami luka bakar. Mereka adalah sopir Nurhidayat (27), penumpang Jamil Nur Awaludin (19) dan Dedi Riyanto (27). Nurhidayat adalah warga Desa Padureso, Kecamatan Padureso dan mengalami luka bakar pada wajah dan sebagian besar tubuhnya. Nurduhayat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Sruweng.
Jamil warga Padureso, mengalami luka bakar pada tangan kiri serta kedua kaki. Sementara Dedi warga Kabupaten Purworejo, mengalami luka lecet pada kaki. Ketiganya dalam kondisi sadar saat dievakuasi warga ke rumah sakit.
Tak Ada Korban Jiwa dalam Insiden Mobil Pengangkut BBM
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp30 juta, meliputi kerusakan total kendaraan Mitsubishi SS, kerusakan mobil Honda Accord, serta sebagian bangunan pabrik genting yang terbakar.

