Warga Kabupaten Cilacap bersiap menyambut pasar murah yang digelar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat. Program ini dilaksanakan di 24 kecamatan sebagai langkah menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Pasar murah tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menekan potensi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi saat Ramadan hingga mendekati Lebaran. Dengan intervensi ini, masyarakat diharapkan tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
Puncak Acara di Karangkandri
Agenda puncak pasar murah tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026. Kegiatan akan dipusatkan di Lapangan Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.
Beragam komoditas disiapkan dalam kegiatan ini, mulai dari sembako hingga produk hasil laut dan pertanian. Selain membantu warga mendapatkan harga yang lebih bersahabat, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal dan UMKM.
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menyampaikan bahwa pasar murah ini menjadi bagian dari langkah pengendalian inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Kabar baik, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Cilacap mengadakan pasar murah di 24 kecamatan dan puncaknya pada 4 Maret 2026 ada pasar murah tingkat Kabupaten Cilacap di Lapangan Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan,” ujar Syamsul, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, berbagai kebutuhan pokok akan tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari sembako hingga produk lokal.
“Ada sembako murah, produk UMKM, hasil laut, hasil pertanian dan lainnya. Rugi kalau nggak datang, jangan lupa dicatat tanggalnya mulai jam 08.00 sampai selesai,” katanya.
Menurut Syamsul, pasar murah ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang Idulfitri ketika permintaan bahan pokok biasanya meningkat.
Sediakan Sembako hingga Hasil Laut
Dalam pasar murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh gula, beras, minyak goreng, tepung, telur, serta aneka sayuran seperti cabai dan bawang merah dengan harga lebih terjangkau. Selain itu, produk UMKM, hasil pertanian, dan hasil laut juga akan meramaikan kegiatan.
Pemkab Cilacap mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal agar tidak kehabisan komoditas yang dibutuhkan. Pasar murah ini diharapkan menjadi solusi konkret menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.

