cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Banyumas dan Cilacap Dibidik Jadi Kawasan Industri Baru, Jateng Siapkan 9 Daerah Prioritas
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Jateng > Banyumas dan Cilacap Dibidik Jadi Kawasan Industri Baru, Jateng Siapkan 9 Daerah Prioritas
Jateng

Banyumas dan Cilacap Dibidik Jadi Kawasan Industri Baru, Jateng Siapkan 9 Daerah Prioritas

Syarif Tahmid
Last updated: 21 Februari 2026 14:57
Syarif Tahmid
Published: 21 Februari 2026
Share
Gubernur Jateng mengusulkan 9 kabupaten kota untuk menjadi kawasan industri baru sebagai upaya untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. (dok. Pemprov Jateng)
Gubernur Jateng mengusulkan 9 kabupaten kota untuk menjadi kawasan industri baru sebagai upaya untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

Kabupaten Banyumas dan Cilacap menjadi dua dati Sembilan kabupaten yang masuk dalam daftar prioritas kawasan industri baru di Jawa Tengah. Langah ini menjadi satu strategi dalam pemerataan ekonomi.

Contents
  • Relokasi Industri ke Jateng Meningkat, DPR RI Pastikan Dukungan Investasi
  • UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Fondasi Pertumbuhan
  • Transformasi Ekonomi Jateng Menuju Magnet Investasi Nasional

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat pembentukan sembilan kabupaten/kota sebagai kawasan industri baru guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dari sembilan wilayah tersebut, dua daerah di wilayah barat dan selatan, yakni Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap, yang masuk dalam daftar prioritas pengembangan.

Selain Banyumas dan Cilacap, kawasan industri juga direncanakan diperkuat di Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kabupaten Brebes, serta Kabupaten Kebumen.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri merupakan strategi utama untuk menciptakan pusat ekonomi baru yang tidak lagi terpusat di satu wilayah.

“Kunjungan ini menjadi panduan bagi kita untuk memperkuat langkah strategis ke depan,” ujarnya usai menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah.

 

Relokasi Industri ke Jateng Meningkat, DPR RI Pastikan Dukungan Investasi

Langkah percepatan kawasan industri ini mendapat dukungan dari DPR RI. Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, menyatakan pihaknya siap mengawal sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah agar iklim investasi semakin kondusif.

Menurutnya, Jawa Tengah kini menjadi tujuan relokasi industri dari sejumlah daerah lain, terutama karena faktor upah yang kompetitif serta ketersediaan lahan yang masih luas.

Ia menilai kawasan industri di Jawa Tengah berkembang pesat, termasuk di Batang, dan berpotensi terus menarik investor dari wilayah Jawa Barat maupun DKI Jakarta.

Baca Juga  Gudang Sembako di Wonosobo Dibobol, Kerugian Rp526 Juta

 

UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Fondasi Pertumbuhan

Tak hanya bertumpu pada industri besar, Pemprov Jawa Tengah juga memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang jumlahnya hampir empat juta unit.

Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya UMKM naik kelas melalui pendampingan usaha, akses permodalan, hingga perluasan pasar.

Selain itu, sektor ekonomi kreatif diproyeksikan menjadi sumber pertumbuhan baru yang mampu menciptakan lapangan kerja mandiri.

Pemerintah provinsi juga memastikan lebih dari 1.000 desa wisata di Jawa Tengah mendapatkan pembinaan teknis, penguatan pemasaran, dukungan pendanaan, serta promosi berkelanjutan sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah.

 

Transformasi Ekonomi Jateng Menuju Magnet Investasi Nasional

Dengan dukungan legislatif dan penguatan kebijakan daerah, Jawa Tengah membidik transformasi ekonomi berbasis kawasan industri, UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata sebagai pilar utama pertumbuhan berkelanjutan.

Pengembangan Banyumas dan Cilacap sebagai kawasan industri baru diharapkan mampu memperluas distribusi investasi, membuka lapangan kerja, serta menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan selatan Jawa Tengah.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Jawa Tengah tengah bergerak cepat memperkuat posisinya sebagai salah satu magnet investasi nasional.

DPRD Jateng Beri Masukan Penting untuk RKPD 2027
Damkarmat Kota Pekalongan Amankan Ular Sepanjang 3 Meter
Ada Program Arus Balik Gratis Jateng ke Jakarta
Pria Meninggal di Tepi Jalan Buayan Kebumen
Pembangunan Infrastruktur Desa Diminta Jadi Prioritas di RKPD Purbalingga 2027
TAGGED:ahmad luthfikawasan industri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan