Cuaca ekstrem berupa hujan lebat terjadi di Sempor, Kebumen. Musibah itu terjadi pada Sabtu (21/2/2026) malam dan Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut.
Musibah pertama pada Sabtu (21/2/2026) pukul 19.00 WIB, di Dukuh Dukuh RT 05 RW 02, Desa Sampang. Dikutip dari Instagram BPBD Kebumen, insiden di Desa Sampang terjadi pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Hujan lebat mengakibatkan tanah longsor di Dukuh Dukuh RT 05 RW 02, Desa Sampang, Kecamatan Sempor.
Hujan lebat menyebabkan lereng di pinggir jalan longsor dengan panjang kurang lebih 7 meter dan tinggi sekitar 10 meter. Material longsor sempat menutup ruas jalan desa dan mengganggu akses warga. Material longsor di Desa Sampang telah disingkirkan melalui kerja bakti warga sehingga akses jalan kini sudah dapat dilalui kembali.
Cuaca Ekstrem di Selokerto
Insiden kedua adalah cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di Dukuh Kedempon RT 05 RW 03, Desa Selokerto, Kecamatan Sempor. Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang membuat tembok bekas pabrik kacang berukuran kurang lebih 4 x 2 meter ambruk dan menimpa rumah milik Yogi Yatiman.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Material tembok yang roboh masih berada di lokasi dan penanganan dilakukan melalui kerja bakti warga bersama perangkat desa dan BPBD Kabupaten Kebumen.
Terkait musibah itu, BPBD Kabupaten Kebumen bersama pemerintah desa, warga setempat, dan unsur terkait telah melakukan peninjauan lokasi serta koordinasi untuk penanganan lebih lanjut. BPBD Kebumen juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa bencana susulan mengingat curah hujan masih cukup tinggi di wilayah Kabupaten Kebumen.

