cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: SiTaskin Digelar di Cilacap, 1.028 Warga Miskin Ekstrem Sidaurip Jadi Prioritas
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > SiTaskin Digelar di Cilacap, 1.028 Warga Miskin Ekstrem Sidaurip Jadi Prioritas
Cilacap

SiTaskin Digelar di Cilacap, 1.028 Warga Miskin Ekstrem Sidaurip Jadi Prioritas

Tri Aji
Last updated: 26 Februari 2026 21:17
Tri Aji
Published: 26 Februari 2026
Share
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, menyerahkan program SiTaskin kepada Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. (Tri Aji).
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, menyerahkan program SiTaskin kepada Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. (Tri Aji).
SHARE

Upaya percepatan penanganan kemiskinan kembali dilakukan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Desa Sidaurip, Kecamatan Gandrungmangu, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Program Sinergitas Percepatan Pengentasan Kemiskinan atau SiTaskin, Kamis (26/2/2026).

Contents
  • Intervensi Lintas Sektor Dikerahkan
  • Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026
  • Kemiskinan di Cilacap Turun

Desa ini dipetakan sebagai salah satu titik prioritas karena jumlah warga dalam kategori desil satu atau miskin ekstrem masih cukup tinggi. Berdasarkan data, tercatat 1.028 warga Desa Sidaurip masuk kategori miskin ekstrem, dengan tingkat kemiskinan mencapai 11,47 persen.

Kondisi tersebut dinilai membutuhkan intervensi yang tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga menyasar penguatan daya tahan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

 

Intervensi Lintas Sektor Dikerahkan

Pelaksanaan SiTaskin di Cilacap melibatkan kolaborasi sejumlah kementerian, lembaga, dan mitra sosial dalam satu rangkaian program terpadu.

Kementerian Agama mendukung melalui kolaborasi pemberdayaan Kampung Zakat. Badan Amil Zakat Nasional menyalurkan bantuan lewat program “Zakat Menguatkan Indonesia” berupa 100 porsi hidangan buka puasa, 100 paket sembako, dan 100 santunan bagi kelompok rentan.

Dukungan juga datang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan 200 paket bantuan Gemar Ikan. Sementara Kementerian Pertanian memberikan benih pekarangan pangan bergizi, benih padi untuk Kelompok Tani Sida Dadi dan Kelompok Tani Budi Daya Desa Sidaurip, serta benih kedelai bagi kelompok tani di Kecamatan Gandrungmangu.

Kementerian Sosial turut menyalurkan bantuan melalui program Atensi dan reaktivasi PBI JKN. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting memberikan bantuan jamban bagi keluarga berisiko stunting.

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional menyerahkan kacamata pintar bagi penyandang tunanetra dan tablet pendidikan. Bank Syariah Indonesia juga memberikan dukungan dana sebesar Rp 20 juta.

Baca Juga  Ditinggal Pemilik Rumah, Lilin Saat Pemadaman Listrik Sebabkan Kebakaran di Cilacap

Kolaborasi diperluas melalui UPZ Kementerian Agama Kabupaten Cilacap bersama LAZ se-Kabupaten Cilacap untuk memperkuat pemberdayaan di Kampung Zakat Reborn Desa Banjarwaru, Kecamatan Nusawungu. Bantuan yang disalurkan antara lain alat pertukangan bagi pengrajin bambu, penguatan usaha ternak, pelatihan digital marketing bagi kelompok majelis taklim, serta bibit tanaman produktif.

 

Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, menegaskan SiTaskin bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan wujud nyata kehadiran negara yang menghubungkan perlindungan sosial dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pengentasan kemiskinan memerlukan kolaborasi dan kerja keras seluruh komponen bangsa, serta konsistensi dan keberlanjutan agar langkah yang dilakukan tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi membawa perubahan jangka panjang menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas,” ujarnya.

Ia menegaskan program ini akan terus berlanjut dengan target yang terukur. “Ini akan terus, karena targetnya kami 2026 nol persen kemiskinan ekstrem. Nggak ada lagi orang miskin ekstrem di tahun 2026. Di tahun 2029 target kita nanti 5 persen orang miskin. Nanti kemudian dilanjutkan lagi ke depannya,” katanya.

Budiman menambahkan, pihaknya akan terus melaporkan perkembangan program kepada Presiden dan memastikan keberlanjutan berbagai intervensi yang telah berjalan. “Saya kira itu akan kita lanjut lakukan terus. Kita laporkan kepada Bapak Presiden program-program ini. Insyaallah ini akan kita lanjutkan dengan berbagai program lain,” ujarnya.

 

Kemiskinan di Cilacap Turun

Sementara itu, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menyebut daerahnya masih menghadapi tiga persoalan utama, yakni infrastruktur, kemiskinan, dan pengangguran. Namun berkat kolaborasi lintas sektor dan dukungan CSR, angka kemiskinan di Cilacap berhasil ditekan dari 10,68 persen menjadi 9,41 persen.

“Masyarakat tidak hanya butuh ikan, tetapi juga kail. Kami siap mengawal pemberdayaan hingga terhubung dengan kementerian,” ujarnya.

Baca Juga  Prabowo Dorong Hilirisasi Lewat 13 Proyek di Cilacap, Legislator Suheri: Dampaknya Besar untuk Energi Nasional

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, sehingga program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan benar-benar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Operasi Keselamatan Candi 2026 di Cilacap Sasar 9 Pelanggaran Prioritas
Imigrasi Cilacap Deportasi 2 WNA Eks Napi Narkoba Nusakambangan
Pembunuhan Wanita 18 Tahun di Sidareja: Terdakwa Dituntut 15 Tahun Penjara
600 Pramuka Padati Pesta Siaga 2026 Cilacap, Asah Karakter dan Semangat Kebangsaan Sejak Dini
Mie Ayam Pak Yanto, Kuliner Legend di Cilacap Cuma Rp5.000 per Porsi
TAGGED:pengentasan kemiskinanprogram sitaskin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan