Akses jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Banjarnegara menuju kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng via Pejawaran terputus total.
Hal ini terjadi setelah longsor besar menerjang Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Longsor dipicu oleh aliran Kali Ireng yang berada tepat di sisi jalan. Debit air yang tinggi terus menggerus badan jalan hingga akhirnya ambrol dan runtuh sepenuhnya pada Rabu (4/3/2026).
Kronologi dan Kondisi Terkini
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Banjarnegara, Arqom Al Fahmi, menjelaskan bahwa kerusakan jalan yang terjadi cukup masif sehingga mustahil untuk dilewati kendaraan jenis apa pun.
”Panjang badan jalan yang longsor diperkirakan mencapai sekitar 50 meter dengan lebar sekitar enam meter. Sementara ketinggian tebing di lokasi kejadian mencapai sekitar 25 meter,” ungkap Arqom saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).
Putusnya jalur ini memaksa para pengguna jalan, baik warga lokal maupun wisatawan, untuk mencari rute alternatif yang memiliki jarak tempuh jauh lebih lama dan memutar.
Potensi Longsor Susulan
Hingga saat ini, kondisi tanah di lokasi kejadian dilaporkan masih sangat labil. Berdasarkan pantauan di lapangan, pergerakan tanah masih terus berlangsung dan retakan di area tebing terlihat semakin meluas.
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengimbau keras agar masyarakat tidak mendekati titik longsor. Selain tanah yang rawan bergerak, ancaman longsor susulan masih sangat tinggi mengingat cuaca ekstrem yang belum mereda.
Meskipun garis peringatan sudah dipasang, sejumlah warga terpantau masih mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi jalan yang ambrol, bahkan beberapa di antaranya nekat mengabadikan momen tersebut dengan ponsel pintar mereka.

