cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Jalur Utama Banjarnegara-Dieng via Pejawaran Putus Total, Longsor 50 Meter Gerus Badan Jalan
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Jalur Utama Banjarnegara-Dieng via Pejawaran Putus Total, Longsor 50 Meter Gerus Badan Jalan
Banyumas Raya

Jalur Utama Banjarnegara-Dieng via Pejawaran Putus Total, Longsor 50 Meter Gerus Badan Jalan

Heri Cahyono
Last updated: 5 Maret 2026 11:28
Heri Cahyono
Published: 5 Maret 2026
Share
Jalur banjarnegara dieng via pejawaran
Kondisi badan jalan Banjarnegara - Dieng Via Pejawaran yang ambrol tergerus sungai, Kamis (5/3/2026). (Foto: Heri Cahyono)
SHARE

Akses jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Banjarnegara menuju kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng via Pejawaran terputus total.

Contents
  • ​Kronologi dan Kondisi Terkini
  • ​Potensi Longsor Susulan

​Hal ini terjadi setelah longsor besar menerjang Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

​Longsor dipicu oleh aliran Kali Ireng yang berada tepat di sisi jalan. Debit air yang tinggi terus menggerus badan jalan hingga akhirnya ambrol dan runtuh sepenuhnya pada Rabu (4/3/2026).

 

​Kronologi dan Kondisi Terkini

​Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Banjarnegara, Arqom Al Fahmi, menjelaskan bahwa kerusakan jalan yang terjadi cukup masif sehingga mustahil untuk dilewati kendaraan jenis apa pun.

​”Panjang badan jalan yang longsor diperkirakan mencapai sekitar 50 meter dengan lebar sekitar enam meter. Sementara ketinggian tebing di lokasi kejadian mencapai sekitar 25 meter,” ungkap Arqom saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

​Putusnya jalur ini memaksa para pengguna jalan, baik warga lokal maupun wisatawan, untuk mencari rute alternatif yang memiliki jarak tempuh jauh lebih lama dan memutar.

 

​Potensi Longsor Susulan

​Hingga saat ini, kondisi tanah di lokasi kejadian dilaporkan masih sangat labil. Berdasarkan pantauan di lapangan, pergerakan tanah masih terus berlangsung dan retakan di area tebing terlihat semakin meluas.

​Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengimbau keras agar masyarakat tidak mendekati titik longsor. Selain tanah yang rawan bergerak, ancaman longsor susulan masih sangat tinggi mengingat cuaca ekstrem yang belum mereda.

​Meskipun garis peringatan sudah dipasang, sejumlah warga terpantau masih mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi jalan yang ambrol, bahkan beberapa di antaranya nekat mengabadikan momen tersebut dengan ponsel pintar mereka.

Baca Juga  Puluhan Rumah di Wanayasa Banjarnegara Rusak Diterjang Puting Beliung
Masjid Saka Tunggal Cikakak, Wisata Religi Bersejarah di Banyumas dengan Habitat Kera
1 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Purbalingga Saat Sedang Memasak
Puluhan Siswa PAUD PGRI Kasinoman Sambangi Mapolsek Kalibening, Ada Apa?
Cerita Dibalik Penutupan Jembatan Serayu: Dari Perahu Getek hingga Tren ‘Kaliori’
Ini Rangkaian Acara Sambut Imlek di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga
TAGGED:Banjarnegaradiengpejawaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan