cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: 1 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Purbalingga Saat Sedang Memasak
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > 1 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Purbalingga Saat Sedang Memasak
Banyumas Raya

1 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Purbalingga Saat Sedang Memasak

Heri Cahyono
Last updated: 13 April 2026 08:23
Heri Cahyono
Published: 13 April 2026
Share
Tanah longsor mrebet purbalingga
Kondisi rumah yang tertimpa material tanah di Desa Sangkanayu Mrebet Purbalingga, Mingu (12/4/2026). ( Foto : BPBD Purbalingga)
SHARE

Bencana tanah longsor menerjang Dusun Pondok Nangka, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga pada Minggu pagi. Peristiwa ini mengakibatkan seorang warga meninggal dunia setelah tertimbun material tanah saat sedang berada di dapur rumahnya.

​Korban tewas teridentifikasi bernama Yanti, seorang ibu rumah tangga berusia tiga puluh delapan tahun. Saat kejadian, korban tengah memasak bersama saudaranya, Kasini, yang juga menjadi korban luka dalam insiden tersebut.

​Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Revon Haprindiat, menyatakan bahwa bencana tersebut dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi di wilayah setempat. Kondisi ini diperparah oleh letak rumah warga yang berada di bawah lereng bekas galian tambang tradisional.

​”Material berupa tanah dan batu besar dari tebing setinggi belasan meter longsor dan langsung menimpa bagian belakang tiga rumah warga,” kata Revon pada Minggu sore.

​Berdasarkan keterangan saksi, kejadian berlangsung secara mendadak. Korban sempat mendengar suara gemuruh yang menyerupai suara kendaraan sebelum lereng bukit tersebut ambrol menimpa bangunan. Iptu Susetyo Yulianto selaku Kapolsek Mrebet mengonfirmasi bahwa Yanti sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka berat di bagian kepala. Sementara itu, Kasini kini tengah menjalani perawatan medis di Puskesmas Serayularangan akibat luka pada bagian kaki.

​Dampak dari bencana ini memaksa belasan jiwa dari tiga kepala keluarga untuk mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi tempat tinggal mereka yang rusak berat dan sedang. BPBD bersama unsur TNI, Polri, serta relawan telah melakukan pendataan di lokasi, namun pembersihan material besar belum bisa dilakukan sepenuhnya. Hal ini dikarenakan kondisi tanah yang dinilai masih labil dan masih menunggu rekomendasi teknis dari tim geologi guna menghindari longsor susulan.

Baca Juga  Masjid Watu Sanggar Purbalingga, Harmoni Nilai Islam dan Budaya Jawa

​Pihak BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan apabila hujan lebat turun dalam durasi yang lama. Langkah kesiapsiagaan dianggap menjadi faktor kunci dalam menekan risiko jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.

 

Ini Rangkaian Acara Sambut Imlek di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga
Bekuk Persikotas 1-0, Persibangga Segel Tiket 8 Besar Liga 4 Nasional
Mengulas Sejarah Bakso Pekih Purwokerto: Berawal dari Gerobak Keliling Tahun 1980 hingga Jadi Kuliner Legendaris
Polisi Bubarkan Balap Liar di Mrebet Purbalingga, 2 Sepeda Motor Diamankan
Jelang Putaran Liga 4 Nasional 2026, Manager Persibangga Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Jika Menjadi Tuan Rumah
TAGGED:longsormrebet purbalinggapurbalingga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan