cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Masjid Watu Sanggar Purbalingga, Harmoni Nilai Islam dan Budaya Jawa
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Masjid Watu Sanggar Purbalingga, Harmoni Nilai Islam dan Budaya Jawa
Banyumas Raya

Masjid Watu Sanggar Purbalingga, Harmoni Nilai Islam dan Budaya Jawa

N Harstanto
Last updated: 8 Maret 2026 22:41
N Harstanto
Published: 9 Maret 2026
Share
Masjid watu sanggar purbalingga
Masjid Watu Sanggar Desa Mangunegara Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. (Foto :Prokopim Setda Purbalingga)
SHARE

Masjid Watu Sanggar dibangun di Desa Mangunegara, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Bangunan masjid berdiri megah dengan wajah yang tak biasa. Pasalnya terlihat sentuhan budaya Jawa yang kental, seolah-olah menyatukan wayang, candi, dan stupa dalam satu harmoni spiritual.

Takmir Masjid Watu Sanggar Amin Pranoto, Sabtu (7/3/2026) mengatakan Masjid Watu Sanggar, bukan sekadar tempat ibadah, tapi simbol perpaduan antara tradisi leluhur dan ajaran agama.

“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan masjid ini dimulai pada 2024, terinspirasi dari keinginan untuk menciptakan sesuatu yang berbeda. Amir menjelaskan, desainnya lahir dari kesadaran bahwa umat Islam di Jawa tak bisa lepas dari akar budayanya.

“Kita orang Islam dari suku Jawa, jadi masjid ini dibangun dengan ornamen khas Jawa,” katanya.

Elemen paling mencolok adalah 25 gunungan wayang yang menghiasi bangunan, melambangkan 25 nabi dan rasul dalam Islam. Gunungan, yang dalam pewayangan mewakili sumber segala alam, menjadi pengingat akan kebesaran Tuhan.

Tak kalah unik, sembilan kubah berbentuk stupa menghormati sembilan Walisongo, para penyebar agama Islam di tanah Jawa. Sementara itu, lima kubah kecil di sekitarnya merepresentasikan lima rukun Islam. Bentuk masjid secara keseluruhan seperti terasering candi, dengan tingkatan yang bertahap.

“Itu bermakna hidup dari tingkat ke tingkat, semakin naik semakin mendekat kepada Yang Maha Kuasa,” tambah Amir.

Eksteriornya didominasi warna hitam yang misterius, memberikan kesan kokoh dan mendalam, seperti bayang-bayang gunung di senja hari. Namun, begitu memasuki interior, pengunjung disambut nuansa cerah ala masjid klasik moder. Kontras yang mengejutkan, seolah mengajak jemaah meninggalkan kegelapan duniawi menuju cahaya iman.

Masyarakat sekitar, dari anak muda hingga orang tua, ramai berdatangan. Sore hari, tempat ini menjadi spot favorit untuk ngabuburit, menikmati angin sepoi sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Baca Juga  Ini Rangkaian Acara Sambut Imlek di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga

“Masyarakat sangat antusias. Semoga ini juga berpengaruh pada peningkatan ibadah mereka,” harap Amir.

Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Dimas Prasetyahani saat menghadiri peresmian Masjid Watu Sanggar, Sabtu (7/3/2026) malam menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan masjid yang dinilai memiliki nilai arsitektur sekaligus filosofi budaya yang kuat. “Saya menyampaikan selamat atas selesainya pembangunan Masjid Nusantara Watu Sanggar ini. Masjid ini dibangun dengan arsitektur yang unik dengan memadukan nilai-nilai budaya Nusantara yang menggambarkan harmoni antara nilai spiritual, budaya, dan kearifan lokal,” kata Wabup.

Wabup menegaskan Pemerintah Kabupaten Purbalingga siap memberikan dukungan agar keberadaan masjid tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Pemkab siap melakukan intervensi dalam rangka mengoptimalisasi berjalannya masjid ini ke depan. Insyaallah kami siap untuk men-support,” ujarnya.

Wabup juga mengapresiasi rencana pengembangan Masjid Nusantara Watu Sanggar yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kehadiran masjid tersebut berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata religi di Kabupaten Purbalingga yang turut mendorong perekonomian masyarakat.

Polres Purbalingga Survei Jalur Mudik Lebaran, Ini Tujuannya 
Sidang Kasus Emas Ilegal Banyumas, Saksi Ahli: Terdakwa Tak Punya Kuasa, Pemilik Tambang yang Harus Diadili
PWI Purbalingga Gelar Tasyakuran Hari Pers Nasional 2026
Dua Lansia Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Maut di Cilongok
Wabup Purbalingga: PNS Bukan Status dan Gaya Hidup Tapi Tanggung Jawab untuk Rakyat
TAGGED:masjid watu sanggarpurbalingga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan