Bicara soal kuliner di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, rasanya tak lengkap jika tidak menyebut Bakso Pekih.
Lebih dari sekadar tempat makan, Bakso Pekih adalah simbol konsistensi rasa yang mampu bertahan melintasi generasi, dari era gerobak keliling hingga menjadi destinasi kuliner wajib bagi pelancong.
Roda Perjuangan Ngatiman Sejak 1980
Melansir informasi dari akun Instagram resmi @bakso.pekih, jejak sejarah bakso ini dimulai pada tahun 1980. Adalah Ngatiman, sosok pelopor yang merintis usaha ini dengan keringat dan kerja keras.
Pada masa awal, Ngatiman tidak langsung memiliki warung yang megah seperti sekarang. Ia menjajakan bakso racikannya dengan cara berkeliling menggunakan gerobak, menyusuri sudut-sudut kota Purwokerto.
Ketelatenan Ngatiman membuahkan hasil. Kuah kaldu yang gurih serta tekstur bakso yang kenyal dan padat perlahan mulai mencuri hati masyarakat, hingga akhirnya memiliki basis pelanggan setia.
Asal-usul Nama yang Melekat dengan Lokasi
Setelah bertahun-tahun berkeliling, Ngatiman akhirnya memutuskan untuk menetap. Ia membuka warung sederhana di sebuah gang bernama Jalan Pekih.
Karena lokasinya itulah, pelanggan mulai menyebutnya dengan “Bakso Pekih”. Nama ini terus melekat dan bertransformasi menjadi identitas usaha yang melegenda hingga saat ini. Jalan Pekih kini tak sekadar alamat, tapi bagian dari sejarah ekonomi rakyat di Banyumas.
Restorasi Gerobak Pertama Sebagai Ikon Sejarah Bakso Pekih
Meski kini sudah sukses dan menetap di lokasi yang luas, pihak pengelola Bakso Pekih tidak melupakan akar sejarahnya. Menariknya, gerobak keliling pertama yang digunakan Ngatiman telah direstorasi.

Gerobak penuh kenangan tersebut kerap dibawa ke berbagai acara atau event sebagai ikon kuliner legendaris. Hal ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan masa lalu sekaligus pengingat akan keaslian rasa era 80-an.
Menu dan Harga: Simbol Kesederhanaan
Bakso ini tetap mempertahankan menu yang autentik tanpa banyak modifikasi modern yang berlebihan. Pelanggan bisa memilih berbagai varian:
Bakso Polos
Bakso Urat
Bakso Tetelan
Bakso Telur
Bakso Campur
Harganya pun tergolong ramah di kantong, berkisar antara Rp18.000 hingga Rp32.000 per porsi.
Lokasi dan Jam Operasional
Bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan rasa bakso klasik, Bakso Pekih berlokasi di Jalan Pekih, Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur.
Jam Buka: 09.00 – 20.00 WIB.
Catatan: Hari Jumat biasanya tutup (libur operasional).
Bakso Pekih membuktikan bahwa konsistensi rasa adalah kunci. Menikmati semangkuk Bakso Pekih bukan hanya soal mengenyangkan perut, tapi juga mencicipi seporsi sejarah Purwokerto yang masih hidup hingga kini.

