Semangat Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pengabdian menemukan manifestasi modernnya pada sosok AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H. Di tengah peringatan Hari Kartini, figur perwira menengah ini mencuri perhatian publik sebagai simbol keteguhan perempuan di institusi Polri.
Sejarah baru tercipta di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, pucuk pimpinan Polres Purbalingga dipercayakan kepada seorang Polisi Wanita (Polwan). AKBP Anita resmi menjabat sebagai Kapolres Purbalingga berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025, menggantikan AKBP Achmad Akbar.
Penembus Batas Stereotip
Penunjukan AKBP Anita bukan sekadar rotasi jabatan rutin. Kehadirannya menjadi representasi nyata kemajuan peran perempuan dalam ruang strategis yang selama ini didominasi laki-laki. Ia membuktikan bahwa perempuan Indonesia memiliki kapasitas mumpuni untuk memimpin dan mengambil keputusan krusial di sektor keamanan.
Namun, pengabdian ini tidaklah ringan. Sebagai garda terdepan penegakan hukum, AKBP Anita harus berhadapan dengan risiko tinggi, mulai dari ancaman fisik, tekanan mental, hingga pengorbanan waktu bagi keluarga.
”Tantangan menjadi kompleks ketika dijalankan oleh seorang perempuan. Namun, di situlah nilai perjuangan Kartini relevan—membuktikan bahwa perempuan mampu menembus batas dan membuktikan kapasitasnya secara profesional,” ungkap catatan prestasi dalam perjalanan kariernya.
Rekam Jejak dan Kompetensi
Lahir di Jakarta pada tahun 1984, Anita merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang tahun 2005. Haus akan ilmu, ia terus mengasah kompetensi melalui pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) pada 2015 dan Sespimmen Polri pada 2021.
Keahliannya di bidang hukum diperkuat dengan spesialisasi tindak pidana korupsi serta keikutsertaannya dalam program Police Woman Leadership and Decision Making pada 2013. Kariernya yang cemerlang ditempa dari bawah, mulai dari penugasan di Polresta Padang hingga menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polres Lima Puluh Kota dan Kapolsek Harau.
Sebelum memimpin di Purbalingga, Anita juga sempat menduduki berbagai posisi strategis di Polda Jawa Tengah dan menjabat sebagai Kapolres Magelang Kota pada 2024. Pengalaman panjang di bidang reserse dan sumber daya manusia ini menjadikannya pemimpin yang matang.
Harapan Pendekatan Humanis
Kehadiran AKBP Anita di Purbalingga membawa secercah harapan baru. Masyarakat menantikan kepemimpinan yang lebih humanis, komunikatif, dan solutif dalam menghadapi dinamika sosial serta tantangan keamanan wilayah.
Momentum Hari Kartini ini menjadi pengingat bahwa keberanian mengambil tanggung jawab besar adalah inti dari perjuangan perempuan masa kini. AKBP Anita Indah Setyaningrum telah membuktikan bahwa pengabdian kepada negara tidak mengenal batas gender, melainkan soal integritas dan keteguhan hati.

