cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Janji Kerja ke Jepang Berujung Dugaan Penipuan, Warga Cilacap Laporkan LPK
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > Janji Kerja ke Jepang Berujung Dugaan Penipuan, Warga Cilacap Laporkan LPK
Cilacap

Janji Kerja ke Jepang Berujung Dugaan Penipuan, Warga Cilacap Laporkan LPK

Tri Aji
Last updated: 23 April 2026 21:12
Tri Aji
Published: 23 April 2026
Share
Korban dugaan penipuan kerja ke Jepang membuat laporan di Polsek Kawunganten Cilacap. (Tri Aji).
Korban dugaan penipuan kerja ke Jepang membuat laporan di Polsek Kawunganten Cilacap. (Tri Aji).
SHARE

Dugaan penipuan dengan modus penyaluran tenaga kerja ke Jepang mencuat di Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap. Sejumlah warga melaporkan sebuah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) bernama Geo Je Japan yang berada di Desa Kubangkangkung ke pihak kepolisian setelah mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Contents
  • 3 Tahun Menunggu Tanpa Kepastian
  • Keluarga Korban Minta Uang Dikembalikan
  • Polisi Benarkan Laporan, Masyarakat Diminta Waspada

Kasus ini mencuat setelah para korban merasa tidak mendapatkan kejelasan terkait keberangkatan kerja yang sebelumnya dijanjikan. Padahal, mereka telah menyetorkan sejumlah uang sebagai bagian dari proses yang ditawarkan oleh pihak LPK.

Salah satu korban, SB (29), warga Ujungmanik, mengungkapkan bahwa dirinya bersama beberapa korban lain telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kawunganten. Ia mengaku awalnya tertarik dengan tawaran kerja ke Jepang yang ditemukannya melalui media sosial sejak Agustus 2023.

Menurutnya, saat itu terdapat janji bahwa peserta akan diberangkatkan ke Jepang dengan jaminan lolos 100 persen. Ia pun mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama tiga bulan dengan harapan bisa segera bekerja di luar negeri.

“Setelah dinyatakan lolos interview, saya diminta membayar Rp45 juta. Saya sudah setor Rp20 juta, sisanya katanya dibayar saat pemberangkatan. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujarnya, saat ditemui Rabu (23/4/2026).

 

3 Tahun Menunggu Tanpa Kepastian

SB mengungkapkan, dirinya telah menunggu hampir tiga tahun tanpa kepastian keberangkatan. Janji demi janji dari pihak LPK tak kunjung terealisasi.

“Sudah hampir tiga tahun, tapi tidak pernah diberangkatkan. Awalnya dijanjikan pasti berangkat,” katanya.

Ia menyebut, saat ini sudah ada enam korban yang melaporkan kasus tersebut ke polisi, meski jumlah korban diduga lebih banyak. Kerugian yang dialami para korban bervariasi, mulai dari Rp15 juta hingga Rp20 juta per orang.

Baca Juga  Nelayan Cilacap Alami Paceklik, SNI Salurkan 500 Paket Sembako dan Santuni Anak Yatim

“Harapan kami kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

 

Keluarga Korban Minta Uang Dikembalikan

Kasus ini juga menimpa warga lain di wilayah Cilacap Kota. Perwakilan keluarga korban, Sumi Harsono, mengaku keponakannya turut menjadi korban dalam kasus serupa.

Ia menjelaskan, pihak keluarga sempat mendatangi terlapor berinisial R yang disebut sebagai penyalur tenaga kerja. Namun upaya meminta pengembalian uang tidak membuahkan hasil.

“Kami sudah datang ke rumahnya untuk minta uang dikembalikan, tapi tidak ada itikad baik. Bahkan disuruh laporkan saja,” ungkapnya.

Sumi menambahkan, sejak awal pihak LPK menjanjikan uang akan dikembalikan jika pemberangkatan tidak terealisasi. Namun hingga kini janji tersebut tidak dipenuhi.

“Sudah hampir tiga tahun tidak ada kejelasan. Kami minta ini diproses secara hukum,” katanya.

 

Polisi Benarkan Laporan, Masyarakat Diminta Waspada

Sementara itu, Plt Kapolsek Kawunganten, AKP Saryono, membenarkan adanya laporan dugaan penipuan terkait penyaluran tenaga kerja ke Jepang tersebut.

“Betul, ada laporan dari warga terkait dugaan penipuan pemberangkatan ke Jepang. Saat ini sedang kami tindak lanjuti dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih lembaga penyalur kerja ke luar negeri. Pastikan lembaga tersebut resmi dan memiliki izin yang jelas.

“Jangan mudah tergiur janji manis. Pastikan legalitasnya supaya tidak mengalami kerugian seperti ini,” tandasnya.

 

Catatan Positif bagi Wijayakusuma FC Usai Tersingkir di Liga 4 Jateng
Heboh! Nelayan Temukan Mayat Mengapung di Laut Cilacap, Identitas Masih Diselidiki
Kemiskinan di Cilacap Tengah Tinggi, Pemkab Genjot Layanan Dasar dan Formasi CPNS
Hidden Gem Karangpucung: Menikmati Kuliner Cilacap dengan Panorama Khas Ubud
May Day 2026: Pemkab Cilacap Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral dan Jaga Harmonisasi Industrial
TAGGED:lpk geo je japan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan