Komisi IV DPRD Kabupaten Purbalingga melaksanakan kunjungan lapangan pada Rabu (29/04/2026) dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja, khususnya DPUPR Kabupaten Purbalingga.
Sebelum turun ke lapangan, rombongan Komisi IV terlebih dahulu menggelar rapat kerja bersama DPUPR untuk membahas progres sejumlah proyek strategis daerah. Selanjutnya, kunjungan lapangan dilakukan ke beberapa lokasi yang sempat mengalami kendala pembangunan, di antaranya Jembatan Merah di Kali Gintung, Gedung DPRD baru, serta Gedung Purbalingga Islamic Center.
Fokus utama peninjauan diarahkan pada Jembatan Merah di Kali Gintung yang memiliki peran vital sebagai penghubung akses transportasi antarwilayah, khususnya antara Kecamatan Pengadegan dan Kecamatan Karangmoncol.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Purbalingga, H. Adi Yuwono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan serta keberlanjutan proyek-proyek strategis agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Sesuai agenda DPRD Kabupaten Purbalingga, kami melakukan rapat kerja dengan DPUPR terkait Jembatan Merah, Gedung DPRD baru, dan Islamic Center. Hari ini kami meninjau langsung sejumlah titik tersebut untuk memastikan progres dan kemanfaatannya bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk mengoptimalkan fungsi Jembatan Merah masih dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp3 miliar. Anggaran tersebut direncanakan untuk pembangunan hanger serta kebutuhan pemeliharaan ke depan.
“Kami di Komisi IV DPRD Purbalingga berkomitmen untuk mendorong percepatan realisasi anggaran tersebut dengan menyampaikan hasil kunjungan kepada pimpinan DPRD dan Pemerintah Daerah, termasuk kepada Bupati Purbalingga.” Tegasnya.
Perhatian juga diberikan pada rencana perbaikan ruas jalan Karangmoncol–Karanganyar yang dinilai penting dalam mendukung konektivitas wilayah. Peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat berjalan selaras dengan optimalisasi fungsi Jembatan Merah.
“Mudah-mudahan segera terealisasi agar dapat memberikan manfaat, mempercepat akses warga, serta mendukung transportasi yang aman dan layak,” tegasnya.
Sementara itu, H. Adi Yuwono juga menyoroti terkait pembangunan Gedung DPRD baru yang dimulai sejak tahun 2016 hingga 2024 telah menyerap anggaran sekitar Rp41,9 miliar.
“Untuk dapat segera difungsikan, masih diperlukan tambahan anggaran sekitar Rp8,8 miliar guna penyelesaian fisik bangunan, serta total sekitar Rp10 miliar untuk kelengkapan fasilitas pendukungnya.” Tambahnya.
Dengan pengawasan yang intensif serta koordinasi lintas sektor, DPRD Kabupaten Purbalingga melalui Komisi IV berharap seluruh proyek strategis tersebut dapat segera terealisasi. Hal ini diharapkan mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menghadirkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat.

