Guna mengantisipasi kerusakan vegetasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memutuskan untuk membatasi kembali akses publik ke area tengah Alun-alun Purwokerto.
Kebijakan sterilisasi ini diterapkan dalam rangka mengoptimalkan agenda pemeliharaan tanaman secara menyeluruh agar kualitas keindahan, kesuburan tanah, serta keasrian ruang terbuka hijau di pusat kota tersebut tetap terjaga dalam jangka panjang.
Langkah penutupan area rumput ini dinilai penting lantaran tingginya volume kunjungan masyarakat ke lokasi tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Jadwal Penutupan Akses Rumput Alun-alun Purwokerto
Melalui kanal Instagram resminya, DLH Banyumas merilis detail mengenai lini masa pengosongan area lapangan rumput Alun-alun Purwokerto dalam rangka pemeliharaan rutin tahap kedua ini.
“Dalam rangka perawatan rutin, area rumput Alun-Alun Purwokerto untuk sementara ditutup dan tidak dapat digunakan mulai 22-27 JUNI 2026,” tulis pengumuman resmi @dlhbanyumas, dikutip seputarbanyumas.com pada Minggu (21/6/2026).
Selain itu, pihaknya juga dalam caption, meminta kesadaran pengunjung untuk menjauhi area yang sedang dikerjakan.
“Haloo warga Banyumas dan sekitarnya! Mulai tanggal 22 – 27 Juni, area rumput Alun-Alun Purwokerto akan ditutup sementara untuk proses pemeliharaan berkala. Kegiatan rutin ini dilakukan agar rumput tetap subur, rapi, dan selalu nyaman saat digunakan. Segala aktivitas di luar area rumput tetap berjalan normal.
Kita beri waktu sejenak untuk rumputnya ‘istirahat’ dan tumbuh lebih hijau ya. Mohon kerja samanya untuk tidak melewati batas tali pembatas.
Sampai jumpa lagi di area rumput yang lebih segar akhir pekan depan lurd. Mari bersama-sama kita patuhi aturan ini demi keindahan jantung Kota Satria.!!” tulis akun resmi tersebut.
Catatan Pemeliharaan Rumput
Aktivitas pemeliharaan di penghujung bulan Juni ini merupakan agenda perawatan rutin kedua yang digulirkan oleh DLH Banyumas semenjak alun-alun dibuka secara umum pada 18 April 2026 yang lalu.
Padatnya mobilitas warga yang beraktivitas di atasnya setiap hari membuat pemerintah harus menerapkan pemulihan berkala demi mencegah kerusakan berat pada jaringan rumput.
Sebagai informasi, program perawatan berkala tahap pertama sebelumnya telah rampung dilaksanakan sebulan setelah pembukaan perdana, yakni pada kurun waktu 18 sampai 23 Mei 2026.
Konsistensi dalam penjadwalan pemeliharaan ini mempertegas komitmen jangka panjang pemerintah daerah dalam merawat serta mempertahankan kualitas fasilitas publik di Banyumas.

