Kabupaten Banyumas bersiap menyuguhkan pesta budaya akbar melalui pergelaran bergengsi “Banyumas Lengger Bicara 2026”.
Mengusung tema utama “Gemah Ripah Loh Jinawi”, acara tahunan yang sangat dinantikan ini akan diselenggarakan secara gratis dan terbuka untuk umum di kawasan landmark Menara Pandang Teratai Purwokerto.
Festival ini diproyeksikan menjadi ruang peleburan seni bagi para maestro, seniman lintas generasi, serta ribuan pelancong budaya yang ingin menyaksikan kemegahan tradisi lokal sekaligus menghidupkan kembali roh kesenian tradisional lengger di era modern.
Bagi Anda yang berencana datang, berikut adalah panduan lengkap mengenai jadwal, pengisi acara, kegiatan pra-acara, hingga pengaturan denah lokasi dan parkir.

1. Jadwal Malam Puncak & Deretan Pengisi Acara
Pertunjukan puncak festival akan berlangsung pada:
- Hari/Tanggal: Jumat, 26 Juni 2026
- Tempat: Area Terbuka (Open Air Stage), Kompleks Menara Pandang Teratai Purwokerto
- Informasi Tiket: Gratis (Tanpa Tiket Masuk)
Malam puncak ini dipastikan memukau penonton dengan konsep panggung open air yang megah. Berikut adalah beberapa keseruan dan pengisi acara yang akan tampil:
- Lenggeran Bareng: Aksi tari kolosal yang dipimpin langsung oleh maestro tari internasional kebanggaan lokal, Maestro Rianto.
- Senandung Tanah Makmur: Pagelaran kolosal yang memadukan keindahan gerak tari dengan harmoni musik dari Banyumas Orchestra.
- Panggung Musik Lintas Genre: Guna merangkul audiens generasi muda, acara ini juga menghadirkan deretan musisi papan atas, mulai dari Susi Ngapak, Dion Agung, Ingtise Nan Tusum, Violis Aura, Ridwan Bungsu, hingga grup musik populer Hyndia.
2. Kegiatan Pra-Acara: Art Camp 2026 (Edukasi Anak)
Bagi masyarakat yang ingin mengajak keluarga, momen ini akan semakin edukatif dengan adanya kegiatan pra-acara khusus anak-anak bernama Art Camp 2026 yang diinisiasi oleh komunitas Hompimpaa. Mengusung sub-tema “The Science Behind Banyumas Art”, kelas kreatif ini berlangsung selama dua hari dengan jadwal sebagai berikut:
- Hari Pertama (Kamis, 25 Juni 2026 | 09.00–12.00 WIB)
- Sesi: Kelas “Explore Movement Through Dance”
- Lokasi: Hompimpaa Land
- Aktivitas: Mengupas hubungan gerak tubuh dan bunyi melalui tari tradisional serta Calung Banyumasan yang dipandu oleh Mba Selvi (Guru Tari) dan Mas Liyan (Komposer Musik Tradisional).
- Hari Kedua (Jumat, 26 Juni 2026 | 13.00–15.00 WIB)
- Sesi: Kelas “Explore Stories & Patterns Through Wayang”
- Lokasi: Convention Hall Putra Sang Fajar, Kompleks Menara Pandang
- Aktivitas: Belajar membuat wayang dari bahan daur ulang serta teknik mendongeng (storytelling) sederhana bersama Pokdarwis Rempoah.
- Info Tiket Art Camp: Paket 1 Hari: Rp35.000
- Paket Full 2 Hari: Rp50.000
- Fasilitas: Ruangan nyaman, alat & bahan kreasi, karya boleh dibawa pulang, dan makan siang gratis.*
3. Panduan Denah Lokasi dan Kantong Parkir

Guna mengantisipasi lonjakan arus pengunjung di sepanjang koridor Jalan Bung Karno, pihak panitia telah mengatur tata letak sirkulasi lokasi sebagai berikut:
- Pintu Masuk Utama (Entrance Area): Terletak di sisi barat kompleks Menara Teratai.
- Area Pertunjukan (Open Air Stage): Diposisikan di tengah lapangan terbuka, berdampingan langsung dengan Gedung Putra Sang Fajar (tempat kegiatan indoor).
- Kantong Parkir Umum: Menggunakan lahan luas yang terletak di sebelah utaravkompleks menara.
- Parkir VVIP: Dialokasikan di sayap timur, berdekatan dengan Gedung DPRD Kabupaten Banyumas.
Tips untuk Pengunjung
- Datang Lebih Awal: Mengingat acara malam puncak ini gratis dan terbuka untuk umum, datanglah lebih awal guna mengamankan posisi menonton terbaik dan menghindari kemacetan.
- Simpan Denah Lokasi: Pahami titik masuk dan lokasi parkir di atas agar tidak kebingungan saat tiba di lokasi.
- Jaga Kebersihan: Selama berada di kawasan Menara Pandang Teratai, pastikan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya demi kenyamanan bersama.

