cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Banjarnegara Pecahkan Rekor Dunia Lewat 45.500 Gelas Dawet Ayu
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Banjarnegara Pecahkan Rekor Dunia Lewat 45.500 Gelas Dawet Ayu
Banyumas Raya

Banjarnegara Pecahkan Rekor Dunia Lewat 45.500 Gelas Dawet Ayu

Heri Cahyono
Last updated: 27 Februari 2026 14:13
Heri Cahyono
Published: 27 Februari 2026
Share
Rekor dawet ayu
Bupati beserta jajaran Forkompimda serta masyarakat saat buka puasa bersama meminum dawet, Kamis (26/2/2026). (Foto: Heri Cahyono)
SHARE

Kabupaten Banjarnegara sukses mencatatkan sejarah baru dalam peringatan Hari Jadi ke-455. Sebanyak 45.500 gelas dawet ayu diminum secara serentak, yang secara resmi mengantarkan daerah ini memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Kamis (26/2).

Contents
  • ​Lampaui Target Hingga Empat Kali Lipat
  • ​Dawet Ayu Sebagai Simbol Identitas

​Aksi kolosal ini digelar bertepatan dengan momen berbuka puasa di bulan Ramadan. Ribuan warga memadati Alun-alun Banjarnegara, sementara partisipasi massa juga berlangsung serentak di 20 kecamatan melalui sambungan daring.

 

​Lampaui Target Hingga Empat Kali Lipat

​Kepala MURI Semarang, Ari Andriani, menegaskan bahwa pencapaian ini tidak hanya tercatat sebagai rekor nasional, melainkan dikukuhkan sebagai rekor dunia.

​Ari menjelaskan bahwa rekor sebelumnya hanya mencatatkan 11.999 gelas dawet ayu. Untuk memecahkan rekor tersebut, Banjarnegara semula hanya diwajibkan melampaui angka minimal 10 persen dari rekor lama. Namun, realisasi di lapangan justru melonjak tajam.

​”Antusiasme masyarakat Banjarnegara luar biasa. Bukan hanya lebih dari 10 persen, tetapi hampir empat kali lipat dari rekor sebelumnya,” ujar Ari.

 

​Dawet Ayu Sebagai Simbol Identitas

​Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Ia berharap momentum ini menjadi pemantik semangat untuk mencintai produk lokal agar mampu bersaing di kancah global.

​”Sebagai ikon Banjarnegara, Dawet Ayu tidak hanya dicintai masyarakat lokal, tetapi juga bisa mendunia,” kata Amalia.

​Amalia juga menekankan bahwa usia 455 tahun merupakan pijakan penting untuk membangun masa depan Banjarnegara yang lebih maju dan sejahtera dengan tetap menjaga kelestarian alam.

 

Baca Juga  Peringatan Hari Jadi ke-455, Dawet Ayu Jadi Ikon Utama Logo Banjarnegara
Kebangkitan Petani Banyumas: Desa Margasana Luncurkan Konsep Agro Eduwisata Tani Kreatif
Hasil Liga 4 Jawa Tengah: Dibungkam Persak Kebumen, Langkah Persibas Banyumas Kian Berat
Komisi III DPRD Purbalingga Tinjau Pelayanan dan Fasilitas Puskesmas Karanganyar
Polres Purbalingga Survei Jalur Mudik Lebaran, Ini Tujuannya 
Rupiah Terus Melemah, Apa yang Akan Terjadi pada Dompet Rakyat?
TAGGED:dawet ayu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan