cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Waspada! Jalan Darurat Kaliireng Banjarnegara Berada di Zona Merah Bencana
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Waspada! Jalan Darurat Kaliireng Banjarnegara Berada di Zona Merah Bencana
Banyumas Raya

Waspada! Jalan Darurat Kaliireng Banjarnegara Berada di Zona Merah Bencana

Heri Cahyono
Last updated: 16 April 2026 08:32
Heri Cahyono
Published: 16 April 2026
Share
Pengendara sepeda motor saat melintasi jalan darurat Kaliireng Pejawaran, Rabu (16/4/2026). (Foto: Kominfo Banjarnegara)
Pengendara sepeda motor saat melintasi jalan darurat Kaliireng Pejawaran, Rabu (16/4/2026). (Foto: Kominfo Banjarnegara)
SHARE

Sebuah akses jalan darurat yang membelah tepian Kaliireng di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, kini menjadi perhatian serius pihak otoritas kebencanaan. Meski menjadi tumpuan mobilitas warga pascaputusnya jalur utama, jalan tersebut dinyatakan berada di zona rawan longsor dan tidak direkomendasikan secara teknis.

​Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Aji Piluroso, mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Berdasarkan data BMKG, curah hujan di wilayah tersebut masih sangat tinggi, yang secara langsung meningkatkan risiko pergerakan tanah di jalur darurat tersebut.

​“Lokasinya sangat dekat dengan bibir sungai. Saat hujan, potensi longsor dan ambles cukup besar. Pengendara harus ekstra hati-hati,” ujar Aji pada Rabu (15/4/2026).

​Menyalahi Rekomendasi Geologi
​Aji menjelaskan bahwa jalur yang saat ini dilewati warga sebenarnya tidak memenuhi standar keamanan infrastruktur. Berdasarkan kajian dari Badan Geologi dan akademisi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), pembangunan jalan di area tersebut seharusnya berjarak minimal 50 hingga 100 meter dari bibir sungai.

​Kondisi jalan darurat saat ini yang berada persis di tepi sungai membuatnya rentan terhadap abrasi dan ketidakstabilan lereng. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banjarnegara tengah mengkaji ulang trase jalan Karangkobar–Batur yang sempat putus total.

​“Kami sedang mencari titik yang sesuai rekomendasi kajian. Tujuannya jelas, menghadirkan akses yang aman, bukan sekadar bisa dilewati,” tegas Aji.

 

​Inisiatif Warga di Tengah Desakan Kebutuhan

Terlepas dari risikonya, keberadaan jalan ini merupakan buah dari inisiatif mandiri masyarakat. Kepala Desa Ratamba, Juniawan, mengonfirmasi bahwa jalan tersebut dibangun oleh seorang warga di atas lahan pribadinya demi menyambung akses ekonomi yang terputus.

​“Ini murni inisiatif warga. Dibuat di tanah miliknya sendiri karena kebutuhan akses yang mendesak,” kata Juniawan.

Baca Juga  Taman Bougenville Baturraden: Tempat Ngopi Syahdu Vibes Pedesaan di Karangsalam, Harga Menu Mulai Rp 5 Ribu

Namun, ia tetap meminta warganya untuk tetap memprioritaskan keselamatan dan tidak memaksakan melintas saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

​

Rekomendasi Sewa Glamping di Baturraden Banyumas, Cara Praktis Menikmati Camping Nyaman di Alam Pegunungan
Persibangga Agendakan Uji Coba Lawan Persak dan Tim Lokal, Catat Jadwalnya !
Jadwal Imsakiyah Kabupaten Banyumas dan Sekitarnya Sebulan Penuh
Ini Rangkaian Acara Sambut Imlek di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga
2 Terduga Penipu yang Dijebak Polisi di Purwokerto, Akan Divonis Pekan Depan
TAGGED:Banjarnegarajalan daruratkaliireng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan