cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: May Day 2026: Ribuan Buruh FSPMI Siap Kepung DPR, Tuntut UU Ketenagakerjaan Baru
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > May Day 2026: Ribuan Buruh FSPMI Siap Kepung DPR, Tuntut UU Ketenagakerjaan Baru
Banyumas Raya

May Day 2026: Ribuan Buruh FSPMI Siap Kepung DPR, Tuntut UU Ketenagakerjaan Baru

Heri Cahyono
Last updated: 25 April 2026 12:14
Heri Cahyono
Published: 25 April 2026
Share
Leaflet ajakan aksi serentak buruh pekerja metal Indonesia di May Day 2026. (dok: FSPMI)
Leaflet ajakan aksi serentak buruh pekerja metal Indonesia di May Day 2026. (dok: FSPMI)
SHARE

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) memastikan akan menggelar aksi besar-besaran dalam memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat, 1 Mei 2026 mendatang. Aksi ini akan dipusatkan di depan Gedung DPR RI, Jakarta, serta dilakukan serentak oleh ribuan buruh di tingkat provinsi hingga kabupaten di seluruh Indonesia.

​Ketua FSPMI Kabupaten Banjarnegara, Cahyo, mengungkapkan bahwa aksi tahun ini merupakan bentuk konsolidasi lintas sektor untuk mengawal isu-isu strategis yang dianggap merugikan kesejahteraan pekerja. “Kami menargetkan mobilisasi massa dalam jumlah besar untuk menyuarakan aspirasi buruh yang selama ini terhimpit kebijakan yang tidak berpihak,” ujar Cahyo kepada awak media, Jumat (24/4/2026).

​Sedikitnya ada tujuh tuntutan utama yang akan diusung dalam aksi May Day 2026. Poin paling krusial adalah desakan kepada pemerintah dan legislatif untuk segera mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru. Buruh menilai regulasi saat ini masih melanggengkan sistem outsourcing dan kebijakan upah murah yang jauh dari standar kesejahteraan layak.

​Selain persoalan upah, FSPMI juga menyoroti ancaman Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menghantui sektor industri otomotif akibat ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan impor.

​”Kami juga menuntut reformasi kebijakan pajak. Sangat tidak adil jika Tunjangan Hari Raya (THR), bonus tahunan, Jaminan Hari Tua (JHT), hingga jaminan pensiun masih dibebani pajak,” tegas Cahyo.

​Dalam tuntutan lainnya, massa buruh mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja. Tak hanya pekerja manufaktur, isu ekonomi digital juga masuk dalam agenda aksi, di mana buruh menuntut pemotongan tarif layanan ojek daring (ojol) diturunkan menjadi maksimal 10 persen.

Baca Juga  PSSI Tetapkan Jadwal Kick Off Liga 4 Nasional 30 Mei 2026, Babak Final 11 Juli 2026

​Cahyo memastikan bahwa gerakan ini tidak hanya terkonsentrasi di ibu kota. Di daerah-daerah, termasuk Banjarnegara, para pekerja metal dan sektor lainnya telah bersiap turun ke jalan. “Aksi May Day 2026 serentak dilaksanakan dari pusat hingga kabupaten. Banjarnegara juga akan ada gerakan nyata dari kaum buruh,” pungkasnya.

 

Skandal Dugaan Penipuan Bank Mandiri Taspen Purwokerto, Kerugian Capai Rp2 Miliar
Eksepsi Ditolak Hakim, Nasib 3 Buruh Tambang Emas Pancurendang Banyumas Kini di Ujung Tanduk!
Persibangga vs Persak, Derby Ngapak di Final Liga 4 Jateng 2025/2026
Pemkab Banyumas Sediakan 5 Bus Mudik Gratis bagi Perantau Jabodetabek
Laga Kandang Persibas Banyumas: Rata-rata Dihadiri 3 Ribuan Penonton
TAGGED:Banjarnegarahari buruh internasionalmay day
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan