Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai Lapangan Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, pada Rabu (22/4/2026). Sebanyak 80 anak usia dini dari lima lembaga PAUD di wilayah tersebut mengikuti kegiatan outing class unik dengan mengenal profesi pemadam kebakaran secara langsung.
Anak-anak yang berasal dari TK PGRI Panggisari, KB Sinar Pelangi 1 Purwasaba, KB Tunas Bangsa Banjengan, KB Nurul Athfal Panggisari, serta POS PAUD Budi Rahayu 5 Panggisari tampak bersemangat mengikuti rangkaian acara sejak pukul 10.00 WIB. Didampingi enam guru dan puluhan orang tua, kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran tematik yang interaktif.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya menerima penjelasan teori, tetapi juga menyaksikan simulasi sederhana penanganan kebakaran. Bahkan, anak-anak diberi kesempatan mencoba langsung cara menghadapi situasi darurat dengan tenang di bawah pengawasan petugas.
Ketua panitia kegiatan, Sumarni, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar nyata (contextual learning) kepada anak-anak. Menurutnya, anak usia dini cenderung lebih mudah menyerap informasi melalui praktik langsung daripada sekadar penjelasan di dalam kelas.
“Kami ingin menanamkan nilai keberanian, kepedulian, serta kesadaran akan pentingnya keselamatan sejak dini. Pengalaman nyata seperti ini akan lebih membekas di ingatan mereka,” ujar Sumarni di sela-sela kegiatan.
Apresiasi juga datang dari pihak sekolah. Nurhikmah Ernawati, salah satu guru pendamping, menyoroti pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua. Ia menilai kehadiran wali murid sangat membantu kelancaran kegiatan sekaligus mempererat ikatan emosional antara anak, guru, dan keluarga.
Senada dengan hal tersebut, salah satu wali murid, Etun Nurul Ariyah, mengaku terkesan dengan metode pembelajaran lapangan ini. “Anak-anak terlihat sangat menikmati. Mereka jadi lebih berani dan tahu apa yang harus dilakukan saat kondisi darurat. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi tumbuh kembang mereka,” tuturnya.
Melalui kegiatan di Lapangan Purwasaba ini, diharapkan anak-anak tidak hanya membawa pulang cerita seru, tetapi juga pemahaman mendalam mengenai profesi pemadam kebakaran serta kesiapsiagaan terhadap bahaya api sebagai bekal pengetahuan di masa depan.

