cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Sidang Korupsi BOK Puskesmas Kutasari Purbalingga, Saksi Mengaku Aliran Dana Mengalir ke Rekening Kepala Puskesmas
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Sidang Korupsi BOK Puskesmas Kutasari Purbalingga, Saksi Mengaku Aliran Dana Mengalir ke Rekening Kepala Puskesmas
Banyumas Raya

Sidang Korupsi BOK Puskesmas Kutasari Purbalingga, Saksi Mengaku Aliran Dana Mengalir ke Rekening Kepala Puskesmas

Heri Cahyono
Last updated: 24 April 2026 08:36
Heri Cahyono
Published: 24 April 2026
Share
Suasana persidangan kasus korupsi BOK Puskesmas Kutasari Purbalingga di PN Tipikor Semarang, Rabu (22/4/2026). (Foto: Kalimasada Law Firm Purbalingga)
Suasana persidangan kasus korupsi BOK Puskesmas Kutasari Purbalingga di PN Tipikor Semarang, Rabu (22/4/2026). (Foto: Kalimasada Law Firm Purbalingga)
SHARE

Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas Kutasari, Purbalingga, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/4/2026). Dalam persidangan tersebut, fakta baru terungkap mengenai adanya kelebihan pembayaran konsumsi yang diduga mengalir ke rekening pribadi mantan kepala puskesmas.

​Kasus ini menyeret dua terdakwa baru, yakni PA selaku Bendahara BOK periode 2020–2021 dan INM selaku Kasubag TU. Keduanya menyusul mantan Kepala Puskesmas Kutasari, DDS, yang sebelumnya telah lebih dulu diproses hukum dalam perkara yang sama.

​Kuasa hukum terdakwa PA dan INM, Harmono dari Kalimasada Law Firm, menyampaikan bahwa kesaksian dari pemilik warung penyedia jasa boga menjadi poin krusial dalam sidang kali ini. Saksi Esti, pemilik Warung Bu E, mengakui adanya selisih bayar dalam pengadaan konsumsi kegiatan puskesmas seperti Posyandu dan sosialisasi kesehatan.

​”Saksi menyebutkan setelah dilakukan rekapitulasi, terdapat kelebihan pembayaran. Namun, kelebihan tersebut justru diminta untuk dikembalikan ke rekening pribadi Bu Dorrys (mantan Kepala Puskesmas),” ujar Harmono usai persidangan.

​Selain aliran dana ke rekening pribadi, saksi Esti juga mengaku diminta menandatangani kuitansi dengan nilai yang tidak sesuai dengan harga asli pesanan. Dalih yang digunakan saat itu adalah untuk keperluan pembayaran pajak dan biaya operasional lainnya.

​Sementara itu, saksi lainnya, Yosi Puspitasari selaku pemilik Warung Yosi Mandiri, memberikan keterangan yang sedikit berbeda. Meski rutin menerima pesanan dari puskesmas, ia mengaku tidak melakukan pengecekan mendetail terhadap dokumen yang disodorkan untuk ditandatangani.

​”Saksi mengaku percaya saja karena yang terpenting pesanan dibayar. Ia tidak mengetahui secara pasti mengenai adanya kelebihan pembayaran sebagaimana saksi sebelumnya,” tambah Harmono.

​Atas fakta-fakta tersebut, Harmono menilai dakwaan jaksa terhadap kliennya belum terbukti kuat. Ia menegaskan bahwa PA dan INM hanya menjalankan tugas administratif dan instruksi dari atasan, tanpa ada niat untuk memperkaya diri sendiri.

Baca Juga  Tragedi Jelly Maut di Purbalingga: Balita 3,5 Tahun Meninggal Dunia Usai Tersedak

​”Klien kami hanya menjalankan perintah. Tidak ada bukti kuat bahwa mereka menikmati uang tersebut untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

​Kasus korupsi dana BOK Puskesmas Kutasari ini diperkirakan telah merugikan keuangan negara hingga Rp 257 juta. Kejaksaan Negeri Purbalingga sebelumnya menetapkan PA dan INM sebagai tersangka setelah menemukan bukti keterlibatan mereka dalam pengelolaan anggaran yang menyimpang selama periode 2020–2021.

​Majelis hakim akan melanjutkan persidangan pekan depan untuk mendalami lebih jauh aliran dana serta pembuktian peran masing-masing pihak dalam birokrasi puskesmas tersebut.

 

Menjelang May Day 2026, Sekjen KSPSI 1973 Soroti Ancaman PHK Masif
Kisah Santri Al Ijtihad Banyumas Panen 25 Kuintal Cabai
3 Titik di Punggelan Banjarnegara Diterjang Longsor, Puluhan Warga Mengungsi
Sidang Tambang Emas Ilegal Ajibarang Banyumas Ungkap Fakta Mengejutkan
Bakso Organ Purwokerto Tawarkan Sensasi Keju Mozzarella dan Banjir Tetelan
TAGGED:bantuan operasional kesehatanpurbalinggapuskesmas kutasari
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan