Kebakaran hampir menghanguskan dapur Pondok Pesantren Daarul Ulum di wilayah Cipancur, Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Peristiwa yang terjadi pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB itu diduga kuat dipicu kebocoran gas dari kompor.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, kobaran api berhasil segera dipadamkan sehingga tidak menjalar ke bangunan lain di lingkungan pondok pesantren.
Kobaran Api Muncul Mendadak
Insiden bermula saat seorang saksi, Anwar (18), mendapati api sudah membesar dari area dapur. Situasi tersebut langsung membuatnya panik, mengingat api berpotensi cepat menyebar ke bangunan sekitar.
Warga dan penghuni pondok kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, karena khawatir api masih menyala dan berpotensi membesar kembali, mereka segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Api pertama kali diketahui sudah dalam kondisi membesar dari dapur, diduga akibat kebocoran gas dari kompor,” ujar Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arif Widodo, Selasa (7/4/2026).
Damkar Tiba dalam 10 Menit
Petugas dari Pos Damkar Majenang bergerak cepat setelah menerima laporan. Dalam waktu sekitar 10 menit, tim sudah tiba di lokasi. Petugas melakukan pendataan dan edukasi karena api dapat dipadamkan warga.
“Api berhasil dijinakkan sebelum merusak seluruh bangunan. Dapur berukuran sekitar 9 x 3 meter itu hanya mengalami kerusakan sebagian,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Imbauan Waspada Kebocoran Gas
Gatot mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat kebocoran gas, khususnya di area dapur.
Menurutnya, pemeriksaan rutin terhadap instalasi kompor dan tabung gas sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.
“Pastikan selang dan regulator dalam kondisi baik, serta segera matikan sumber api jika tercium bau gas,” pungkasnya.

