cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Keasrian Embung Sumingkir Cilacap, Dari Irigasi ke Wisata
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > Keasrian Embung Sumingkir Cilacap, Dari Irigasi ke Wisata
Cilacap

Keasrian Embung Sumingkir Cilacap, Dari Irigasi ke Wisata

Kurnia
Last updated: 16 April 2026 08:28
Kurnia
Published: 16 April 2026
Share
Keasrian Embung Sumingkir di Jeruklegi, Cilacap yang berguna untuk sarana irigasi dan potensi wisata. (Foto: sda.pu.go.id)
Keasrian Embung Sumingkir di Jeruklegi, Cilacap yang berguna untuk sarana irigasi dan potensi wisata. (Foto: sda.pu.go.id)
SHARE

Embung Sumingkir di Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, menjadi salah satu infrastruktur penting yang berperan dalam mendukung sektor pertanian sekaligus membuka peluang wisata lokal. Keasrian lingkungan yang masih terjaga membuat kawasan ini tidak hanya berfungsi teknis, tetapi juga menawarkan nilai rekreasi bagi masyarakat.

Contents
  • Kapasitas dan Jangkauan Irigasi
  • Mendorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan
  • Proyek Pembangunan Tahun 2021
  • Dari Irigasi Menjadi Destinasi Wisata
  • Nilai Tambah bagi Masyarakat

Dibangun sebagai bagian dari upaya pengelolaan sumber daya air, embung ini kini menjadi contoh bagaimana infrastruktur dapat memberikan manfaat multidimensi.

 

Kapasitas dan Jangkauan Irigasi

Secara teknis, Embung Sumingkir memiliki volume tampung mencapai 32.425 meter kubik dengan luas genangan sekitar 1,16 hektar. Kapasitas tersebut memungkinkan embung ini mengairi sekitar 50 hektar lahan pertanian.

Wilayah yang mendapatkan manfaat irigasi meliputi Desa Sumingkir di Kecamatan Jeruklegi dan Desa Dondong di Kecamatan Kasugihan. Pola tanam yang diterapkan adalah padi–padi–palawija, yang menjadi strategi untuk meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan.

 

Mendorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Keberadaan Embung Sumingkir memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan intensitas tanam. Dari sebelumnya sekitar 105 persen, kini berpotensi meningkat hingga 215 persen.

Dengan ketersediaan air yang lebih stabil, petani dapat meningkatkan frekuensi panen dari satu kali menjadi tiga kali dalam setahun. Hal ini tentu berdampak langsung pada peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, embung ini juga berfungsi sebagai pengendali banjir dengan menampung air saat curah hujan tinggi. Fungsi konservasi air yang dimilikinya turut mendukung keseimbangan lingkungan di sekitar kawasan.

 

Proyek Pembangunan Tahun 2021

Embung Sumingkir dibangun mulai April 2021 dan selesai pada Desember 2021 dengan total anggaran mencapai Rp14 miliar. Proyek ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Cilacap.

Baca Juga  Motor Warga Desa Tayem Digondol Maling, Pelaku Beraksi Jelang Sahur

Pasca pembangunan, embung yang diresmikan pada 6 Juli 2022 ini diharapkan dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang, baik untuk kebutuhan irigasi maupun pengembangan potensi wisata lokal.

 

Dari Irigasi Menjadi Destinasi Wisata

Selain fungsi utamanya, Embung Sumingkir kini mulai dikenal sebagai tempat rekreasi sederhana yang diminati warga. Suasana pagi hari yang sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati udara segar.

Sementara itu, sore hari menjadi waktu favorit untuk bersantai. Pemandangan matahari terbenam yang memantul di permukaan air menciptakan panorama yang menenangkan dan estetik.

Tak hanya itu, embung ini juga menjadi spot memancing yang cukup populer. Banyak warga memanfaatkan area ini untuk mengisi waktu luang sambil menikmati suasana alam.

 

Nilai Tambah bagi Masyarakat

Keasrian Embung Sumingkir membuktikan bahwa infrastruktur tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga mampu menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.

Dari sarana irigasi yang mendukung ketahanan pangan hingga menjadi ruang rekreasi yang nyaman, embung ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Dengan pengelolaan yang tepat, Embung Sumingkir dapat menjadi contoh sukses integrasi antara pembangunan pertanian dan pengembangan wisata lokal di Cilacap.

***

Rekomendasi Paket Bermain dan Berlatih di Tritih Golf, Cek Harga Lengkapnya!
Kemarau 2026 Diperkirakan Lebih Kering, Warga Cilacap Diminta Siaga Lebih Awal
Pencarian Hari Ke 3, Pemancing Tenggelam di Sungai Jeruklegi Cilacap Ditemukan Tewas
Posal Logending Lanal Cilacap Bersihkan Pantai Suwuk, Wujud Gerakan Indonesia ASRI
Ketua TP PKK Cilacap Ajak Warga Waspada Kekerasan Perempuan dan Anak
TAGGED:embung sumingkirjeruklegiwisata cilacap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan