Remaja hilang di Pantai Entak Kebumen setelah terseret ombak pada Rabu (20/5/2026). Pencarian pada remaja pria berinisial DW (14) terus dilakukan. DW sendiri adalah warga Desa Entak, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.
Dikutip dari Instagram Kantor SAR Cilacap, sampai Minggu (24/5/2026) DW belum ditemukan. Pada Minggu (24/5/2026) BPBD Kebumen, tim pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air mulai dari Pantai Menganti menuju lokasi kejadian. Lalu, dilanjutkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan LCR dengan radius pencarian sejauh 3,5 NM.
Di sisi lain, SRU 2 dan SRU 3 melaksanakan penyisiran darat ke arah barat dan timur masing-masing sejauh 10 kilometer guna memperluas area pencarian di sepanjang pesisir pantai. Karena pencarian sampai Minggu (24/5/2026) sore DW belum ditemuka, pencarian dilanjutkan pada hari ini Senin (25/5/2026).
“Pencarian kemarin kami perluas baik di perairan maupun sepanjang pesisir pantai untuk memaksimalkan upaya pencarian korban. Hingga sore hari hasil masih nihil dan operasi SAR akan dilanjutkan besok pagi,” ujar Rowidin selaku Koordinator Tim SAR Gabungan.
Remaja Hilang, Begini Kronologinya
Berdasarkan keterangan di lapangan, DW saat itu mandi di laut bersama FA, AN, serta beberapa teman lainnya pada Rabu (20/5/2026) sejak sekitar pukul 15.00 WIB. Kemudian, sekitar pukul 15.30 WIB, FA beristirahat di bibir pantai. Sementara, DW dan AN masih berada di laut.
Kemudian, ombak besar datang dan menyeret DW dan AN. FA berlari ke arah timur menuju Pantai Mliwis untuk meminta pertolongan. Saat FA kembali ke lokasi kejadian, AN terlihat berhasil menepi ke bibir pantai, sedangkan DW sudah tidak terlihat dan diduga terbawa arus laut.
Sementara, setelah mendapatkan laporan, Kepala Desa Entak, personel Polsek Ambal langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan pencarian bersama warga.
Petugas juga menemukan pakaian warna oranye serta sandal jepit milik korban yang ditinggalkan di bibir pantai sebelum korban mandi di laut.

