cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Sumanto Ajak Warga Gempolan Maksimalkan Potensi Wilayah sebagai Sentra Durian
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Jateng > Sumanto Ajak Warga Gempolan Maksimalkan Potensi Wilayah sebagai Sentra Durian
Jateng

Sumanto Ajak Warga Gempolan Maksimalkan Potensi Wilayah sebagai Sentra Durian

M Yatin
Last updated: 20 April 2026 17:35
M Yatin
Published: 20 April 2026
Share
Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto. (dok DPRD Jateng)
SHARE

Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak warga Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sumanto mengatakan agar warga memaksimalkan potensi wilayahnya sebagai sentra penghasil durian. Komoditas durian, katanya, memiliki potensi besar sebagai produk unggulan yang bisa mendongkrak pendapatan petani dan membuka peluang usaha lainnya.

“Desa Gempolan ini punya potensi durian yang sudah terkenal se-Karanganyar. Orang banyak yang cari durian enak ke sini. Warga fokus ke potensi itu saja untuk terus dikembangkan,” ujar Ketua DPRD Jateng saat menggelar Temu Tani Desa di Desa Gempolan, belum lama ini.

Dia menambahkan, desa yang memiliki lahan cocok untuk durian sepertin Gempolan sebaiknya dikembangkan secara terencana. Politisi PDI Perjuangan ini mendorong warga tak sekedar menanam pohon durian dan memetik buahnya, Namun juga mengembangkan potensi ke pembibitan unggul, teknik budidaya modern, fasilitas pascapanen, dan akses pasar. Dengan begitu, produksi tidak hanya meningkat tetapi juga bernilai ekonomi tinggi.

Pengembangan bisa warga lakukan melalui kerjasama dengan pihak universitas yang memiliki sumber daya dalam bidang riset. Dengan begitu, katanya, produksi durian bisa digenjot, bahkan bukan tidak mungkin tercipta varietas durian baru yang lebih enak.

“Ibaratnya desa ini sudah punya brand sebagai penghasil durian enak. Bisa komunikasi dengan pihak kampus. Harapannya nanti ada rekayasa pertanian, intensifikasi, dan pengembangan durian lokal yang bagus,” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar ini.

Sumanto Anggap Durian Desa Gempolan Bisa Bersaing

Sumanto menganggap produk durian Desa Gempolan bisa bersaing dengan durian lokal seperti dari Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, dan daerah lainnya. Maa, guna membuka akses pasar yang lebih luas, warga juga bisa menggelar Festival Durian agar wisatawan dan pecinta buah tersebut berdatangan.

Baca Juga  Sumanto Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan di Karangpandan

“Potensi usaha lain yang juga bisa jadi peluang adalah wisata agro. Ini bisa menciptakan lapangan kerja bagi warga,” katanya.

Sementara, anggota DPRD Kabupaten Karanganyar, Suyono yang juga ikut hadir mengatakan, Desa Gempolan selama ini sudah terkenal dengan ikon durian. Dia berharap potensi yang besar tersebut bisa meningkatkan pendapatan petani dan membuat sejahtera.

“Mari kita bersama menjadikan Desa Gempolan lebih terkenal lagi dengan duriannya. Setelah infrastruktur terbangun dengan baik, harapannya perekonomian masyarakat juga ikut terangkat dengan memanfaatkan potensi ini,” ujarnya.

3 Orang Meninggal karena Pikap Terguling di Sempor Kebumen saat Akan Tilik Bayi
Menuju Liga 4 Nasional: Eks Kiper Persibangga Berlabuh ke Persebi
Pelaku Begal Payudara di Wonosobo Melarikan Diri, Lalu Ditangkap di Tegal
Ketua DPRD Jateng Dicurhati Warga Karanganyar Masalah Sampah dan Gorong-Gorong Tersumbat Bikin Banjir
Kebakaran Rumah di Pejagoan, Api Bisa Dikendalikan Setelah 2 Jam
TAGGED:sumanto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan