Sebanyak 45 rumah ibadah Buddha siap menjadi tempat singgah pemudik. Sebanyak 45 rumah ibadah Buddha itu tersebar di beberapa provinsi.
Dikutip dari website Kementerian Agama, sebanyak 45 rumah ibadah Buddha itu adalah sebagai berikut:
Provinsi Aceh (3 lokasi)
Kepulauan Riau (2)
Kepulauan Bangka Belitung (1)
Sumatera Selatan (1)
Bengkulu (1)
Lampung (10)
DKI Jakarta (4)
Jawa Tengah (14)
DI Yogyakarta (2)
Jawa Timur (4)
Bali (2)
dan Nusa Tenggara Barat (1).
Latar Belakang Disiapkannya Rumah Ibadah Buddha
Dirjen Bimas Buddha Supriyadi mengatakan, program ini adalah bagian pelayanan publik dari kepedulian umat Buddha. Khususnya, dalam memberikan ruang singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik. Selain sebagai tempat beristirahat, rumah ibadah ini juga diharapkan menjadi ruang yang menenangkan sebelum pemudik melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
“Rumah-rumah ibadah agama Buddha tersebut terbuka bagi seluruh pemudik tanpa memandang latar belakang agama. Hal ini menjadi cerminan nilai-nilai kemanusiaan, kerukunan, dan semangat saling membantu yang dijunjung tinggi oleh umat Buddha,” kata Supriyadi, Kamis (12/3/2026).
Seperti diketahui, mudik adalah tradisi yang sudah mengakar di Indonesia. Mudik adalah perjalanan pulang para perantau ke kampung halaman. Mudik paling besar dan semarak adalah di masa Lebaran.
Setiap jelang Lebaran, mudik menjadi tradisi yang bakal melibatkan ratusan juta warga. Mereka pulang kampung untuk merayakan Lebaran atau Idulfitri di kampung halaman. Selain itu, mereka akan silaturahmi dengan sanak saudara. Mudik juga dimanfaatkan untuk berwisata di tempat wisata.

