Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa kabar penghentian penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah hoaks. BGN membantah kabar bohong itu melalui Instagramnya. BGN meminta agar satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), mitra, dan masyarakat untuk tidak mudah termakan kabar yang tak bisa terverifikasi kebenarannya.
Diketahui muncul kabar terkait penghentian MBG per 5 Juni 2026 sampai batas waktu yang belum ditentukan. Dalam kabar yang beredar itu disebutkan penghentian dilakukan karena ada kendala teknis kegiatan operasional sehingga pelaksanaan program di lapangan tak bisa dilakukan.
Namun, BGN memastikan tak ada instruksi atau kebijakan resmi terkait penghentian program MBG. BGN menegaskan kegiatan terkait MBG berjalan normal seperti biasanya.
BGN juga menyebutkan pemerintah terus berkomitmen menjalankan program MBG tersebut. Disebutkan bahwa dinamika pencairan anggaran tersebut sedang ditangani dan tidak mempengaruhi pelaksanaan program MBG di lapangan.
MBG Program Prabowo-Gibran
MBG adalah program yang dikampanyekan pasangan Prabowo Subianto-Girban Rakabuming Raka saat Pemilihan Presiden pada 2024 lalu. Setelah pasangan Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres dan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden, MBG dijalankan.
Dalam pelaksanaan program memang muncul kritikan. Misalnya terkait kualitas makanan dan penganggaran. Bahkan, belakangan mantan petinggi BGN terseret perkara hukum.
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua eks wakil BGN lainnya, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung terkait dugaan memperkaya diri sendiri. BGN kini dipimpin oleh Nanik S Deyang.

