Musibah talud longsor terjadi di Desa Karangkembang, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Talud itu ada di depan rumah milik Sudarman di Dukuh Era, Desa Karangkembang RT 01 RW 02, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengataan, longsor diduga dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sekitar pukul 03.00 WIB.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Talud tersebut dilaporkan ambrol dengan panjang sekitar 50 meter dan tinggi mencapai 4 meter,” jelas AKBP Putu seperti dikutip dari Instagram Polres Kebumen.
Dari hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan saksi, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang menggerus fondasi talud. Sehingga, fondasi tidak mampu menahan tekanan tanah. Kondisi itu menyebabkan bagian talud ambruk dan berpotensi meluas jika hujan deras kembali turun.
Polsek Alian bersama unsur terkait bergerak cepat setelah menerima laporan musibah talud longsor terseuut. Personel yang mendatangi lokasi antara lain Kapolsek Alian Iptu Iswahyudi, bersama personel juga unsur TNI, KSB (Kawasan Siaga Bencana) Kecamatan Alian, serta Pemerintah Desa Karangkembang.
Penutupan Area Talud Longsor
Dalam penanganan awal, petugas bersama warga melakukan penutupan area talud longsor menggunakan terpal plastik untuk mengantisipasi longsor susulan.
Kapolres menambahkan, langkah assessment lanjutan akan dilakukan bersama pihak terkait guna memastikan kondisi tanah dan talud aman, sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan sekitar.
Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama. “Masyarakat kami minta tetap waspada, terutama yang tinggal di dekat tebing atau talud. Bila ada potensi bahaya, segera menghubungi petugas agar bisa dilakukan penanganan cepat,” ujar Kapolres.

