cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Relokasi Jadi Keputusan Final, Korban Tanah Gerak Tegal Dijamin Rumah dan Sertifikat
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Jateng > Relokasi Jadi Keputusan Final, Korban Tanah Gerak Tegal Dijamin Rumah dan Sertifikat
Jateng

Relokasi Jadi Keputusan Final, Korban Tanah Gerak Tegal Dijamin Rumah dan Sertifikat

Syarif Tahmid
Last updated: 6 Februari 2026 19:44
Syarif Tahmid
Published: 6 Februari 2026
Share
tanah gerak
Relokasi permanen jadi keputusan final penanganan tanah gerak Tegal. Gubernur Ahmad Luthfi dan Wapres Gibran pastikan warga dapat rumah aman lengkap sertifikat kepemilikan. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

PEMERINTAH pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan relokasi permanen sebagai langkah utama penanganan bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal. Keputusan ini diambil demi keselamatan warga sekaligus memastikan kepastian masa depan para korban.

Contents
  • Dialog Langsung di Tengah Pengungsi
  • Pemerintah Jamin Hunian Tetap dan Kepastian Sertifikat
  • Wapres Gibran: Relokasi Tak Bisa Ditawar
  • Kelompok Rentan Jadi Prioritas Utama
  • Pendataan Warga dan Mata Pencaharian Harus Menyeluruh
  • Bantuan Pemerintah Capai Ratusan Juta Rupiah
  • Ribuan Warga Terdampak Tanah Gerak Desa Padasari

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memastikan seluruh warga terdampak tanah gerak akan dipindahkan ke lokasi yang aman serta memperoleh rumah layak huni lengkap dengan sertifikat kepemilikan.

Penegasan tersebut disampaikan saat Wapres Gibran dan Gubernur Ahmad Luthfi mengunjungi posko pengungsian warga Desa Padasari, Jumat (6/2/2026), usai meninjau langsung kawasan permukiman yang terdampak pergerakan tanah.

Dialog Langsung di Tengah Pengungsi

Sekitar pukul 10.27 WIB, Gubernur Ahmad Luthfi dan Wapres Gibran tiba di posko pengungsian dan langsung berdialog dengan warga. Keduanya duduk di tengah pengungsi yang memenuhi ruangan, di antara tumpukan kasur, karung logistik, serta barang-barang rumah tangga yang berhasil diselamatkan.

Dalam suasana penuh keprihatinan, Ahmad Luthfi meminta warga tidak kembali ke rumah lama, karena kondisi tanah masih bergerak dan sangat berisiko.

“Bapak Ibu tidak usah memikirkan rumah yang di sana. Tanahnya masih bergerak dan berbahaya. Barang-barang nanti akan kami amankan dan dipindahkan,” ujar Ahmad Luthfi.

Pemerintah Jamin Hunian Tetap dan Kepastian Sertifikat

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa relokasi dilakukan semata-mata demi keselamatan dan kepastian hukum warga. Pemerintah akan menyiapkan hunian sementara hingga hunian tetap, lengkap dengan status kepemilikan yang jelas.

Baca Juga  Sumanto: Perubahan Pola Pikir untuk Tingkatkan Kesejahteraan

“Sertifikat bagi para korban tanah gerak ini nanti akan diurus. Ibu Bapak tidak perlu khawatir, akan mendapatkan rumah berikut sertifikatnya,” katanya.

Wapres Gibran: Relokasi Tak Bisa Ditawar

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan penegasan senada. Ia mengaku telah meninjau langsung kondisi rumah warga yang dinilai sudah tidak layak huni.

“Tadi saya lihat langsung rumah-rumahnya, jalannya terbuka dan terbelah. Itu sangat berbahaya. Mohon jangan kembali ke sana,” ujar Gibran.

Menurutnya, relokasi merupakan keputusan yang tidak bisa ditawar demi mencegah jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.

Kelompok Rentan Jadi Prioritas Utama

Di hadapan warga, Wapres Gibran juga menekankan pentingnya perlindungan bagi kelompok rentan selama masa pengungsian dan proses relokasi.

Anak-anak, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, serta penyandang disabilitas menjadi prioritas utama dalam penanganan. “Keselamatan nomor satu. Makan harus tercukupi, obat-obatan tersedia, dokter dan bidan standby 24 jam,” katanya.

Pendataan Warga dan Mata Pencaharian Harus Menyeluruh

Selain hunian, Wapres Gibran meminta agar pendataan warga dilakukan secara detail dan menyeluruh, termasuk bagi warga yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan peternakan.

“Yang bertani, beternak, lahannya berapa, ternaknya apa, semua dicatat. Jangan sampai ada yang tertinggal,” ujarnya.

Salah satu warga Desa Padasari, Kailah, menyatakan kesiapannya mengikuti proses relokasi. Ia mengakui wilayah tersebut memang rawan pergerakan tanah sejak lama.

“Dari dulu memang rawan. Waktu saya kecil juga pernah kejadian. Semoga solusi dari pemerintah ini yang terbaik untuk kami semua,” katanya.

Bantuan Pemerintah Capai Ratusan Juta Rupiah

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp338.035.551, yang meliputi:

  • Logistik makanan dan nonmakanan dari BPBD Jateng senilai Rp35,2 juta
  • Bantuan Dinas Sosial Jateng sebesar Rp212.068.980
  • Bantuan beras 2 ton senilai Rp27 juta dari Dinas Ketahanan Pangan
  • Obat-obatan senilai Rp11.766.571 dari Dinas Kesehatan
  • Seragam dan perlengkapan sekolah senilai Rp52 juta dari Dinas Pendidikan
Baca Juga  Aparat Polres Kebumen Amankan 20 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Lalu Menangis Dipertemukan dengan Orang Tua

Selain itu, Pemprov Jateng juga mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp120 juta untuk penanganan rumah warga terdampak.

Ribuan Warga Terdampak Tanah Gerak Desa Padasari

Bencana tanah gerak di Desa Padasari berdampak pada 464 unit rumah, dengan rincian:

  • 205 unit rusak berat
  • 174 unit rusak sedang
  • 85 unit rusak ringan

Jumlah pengungsi tanah gerak tercatat mencapai 1.686 jiwa, yang saat ini tersebar di sejumlah lokasi pengungsian.

Kapolres Kebumen Salurkan Bantuan untuk Siswa Kurang Mampu  
Polres Kebumen Siagakan Personel di Objek Wisata Pantai saat Libur Panjang
Operasi Pekat: Ini Kasus-kasus yang Diungkap Polres Kebumen
Sumanto: Perubahan Pola Pikir untuk Tingkatkan Kesejahteraan
Antisipasi Lonjakan Konsumsi Ramadan, Pertamina Gelontorkan 1,1 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jateng-DIY
TAGGED:relokasitanah gerakwapres gibran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan