cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Ketua DPRD Jateng Dicurhati Warga Karanganyar Masalah Sampah dan Gorong-Gorong Tersumbat Bikin Banjir
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Jateng > Ketua DPRD Jateng Dicurhati Warga Karanganyar Masalah Sampah dan Gorong-Gorong Tersumbat Bikin Banjir
Jateng

Ketua DPRD Jateng Dicurhati Warga Karanganyar Masalah Sampah dan Gorong-Gorong Tersumbat Bikin Banjir

M Yatin
Last updated: 16 Februari 2026 08:24
M Yatin
Published: 16 Februari 2026
Share
Ketua DPRD Jateng
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat reses di Karanganyar. (Dok DPRD Jateng)
SHARE

Ketua DPRD Jateng Sumanto menerima sejumlah keluhan terkait persoalan sampah dan banjir akibat tersumbatnya saluran air. Hal itu terjadi saat Sumanto reses di Kabupaten Karanganyar. Warga menyampaikan keluhan terkait persoalan sampah yang menumpuk serta pembangunan yang banyak menutup gorong-gorong. Hal itu  menyebabkan banjir saat hujan deras.

Camat Colomadu, Dwi Adi Susilo mengatakan, permasalahan sampah dan saluran air masih menjadi pekerjaan rumah di wilayahnya ketika jumlah penduduk terus bertambah. Dia mengungkapkan, banyak warga yang membangun rumah dan tempat usaha tapi menutup saluran air sehingga gorong-gorong menjadi tersumbat dan menyebabkan banjir.

“Saluran air banyak yang ditutup sehingga jadi banjir. Ini yang perlu terus kita sosialisasikan ke masyarakat, boleh membangun tapi jangan menutup saluran air,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar, Joko Pramono juga mengungkapkan hal yang sama. Tertutupnya saluran air yang menyebabkan banjir juga membuat jalan aspal cepat rusak. Hal tersebut menimbulkan masalah baru karena jalan banyak yang berlubang dan membahayakan pengendara.

Ia menambahkan, hal itu menjadi persoalan tersendiri di tengah adanya efisiensi yang menyebabkan alokasi dana desa turun signifikan. Terbatasnya dana desa membuat pembangunan infrastruktur menjadi terbatas. Karena itu ia berharap Ketua DPRD Jateng Sumanto bisa membantu menyalurkan bantuan program pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karanganyar.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar, Ratri Listyowati mengatakan, para Kepala Desa (Kades) cukup antusias mengonsultasikan pengembangan ekonomi dan infrastruktur. Terutama terkait percepatan pembangunan jalan dan fasilitas umum di desa-desa Kabupaten Karanganyar.

“Sebagai perwakilan dari Fraksi PDI Perjuangan di Komisi B, tugas kami adalah mengawal usulan para Kepala Desa ini agar benar-benar terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.

Baca Juga  Bulan Bung Karno, Sumanto Inisiasi Aksi Penghijauan

Tanggapan Ketua DPRD Jateng

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Jateng Sumanto mengatakan, persoalan sampah dan saluran air berpotensi menjadi masalah ke depan. Karenanya, pihak terkait harus melakukan antisipasi dari sekarang.

“Terkait (persoalan) sampah memang penting, yang jadi masalah ke depan saluran air, sungai, dan sampah. Karena beratnya persoalan, ke depan anggaran untuk membersihkan sungai dan pembangunan jalan bisa jadi sama,” katanya.

Sumanto mendukung adanya normalisasi saluran air guna mencegah banjir. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, upaya pemerintah harus didukung partisipasi aktif warga agar hasilnya optimal.

Terkait problem sampah, Ketua DPRD Jateng Sumanto menawarkan solusi melalui edukasi pemilahan sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Dia mengusulkan penyediaan kantong plastik berbeda warna untuk mempermudah pilah sampah. Plastik merah, hijau, dan putih disediakan untuk memilah jenis sampah yang bisa di daur ulang, sampah organik, dan sampah yang tidak dapat di daur ulang.

Ia juga menyoroti adanya efisiensi anggaran yang membuat dana untuk pembangunan terbatas. Sumanto mengungkapkan, APBD Jateng tahun ini terpangkas hingga hampir Rp2 triliun, dan APBD Kabupaten Karanganyar turun Rp372 miliar. Sementara itu, alokasi dana desa yang semula mencapai Rp1 miliar, kini menjadi hanya Rp300 juta.

“Tentu aspirasi akan kami pertimbangkan dengan menggunakan skala prioritas. Meski ada efisiensi, minimal yang berat-berat teratasi,” katanya.

Ini Daftar Rumah Sakit yang Ada di Kebumen, Penting untuk Pemudik
Pemudik Wonosobo Diantar Polisi dari Pendopo ke Domisili
Jasad Kakek Ditemukan di Sungai Jatinegara Kebumen
Miris! Guru Ngaji di Karanggayam Kebumen Cabuli 6 Anak
Dana Desa Dipangkas Ratusan Juta Rupiah, Ketua DPRD Jateng Beri Pesan 
TAGGED:Ketua DPRD Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan