Banjir pesisir atau rob diprediksi akan kembali terjadi di Tegal dan sekitarnya pada Minggu (1/3/2026) sore hingga malam. Sehari sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stadiun Maritim Tegal juga membeberkan prediksi rob di lokasi yang sama.
Dikutip dari instagram BMKG Stasiun Maritim Tegal, dijelaskan bahwa masyarakat perlu waspada terkait peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Ketinggian pasang air laut maksimum itu berpotensi menyebabkan fenomena rob. Rob tersebut diprediksi akan terjadi pada 1 Maret 2026 17.00 WIB sampai 21.00 WIB di wilayah pesisir utara Brebes, Tegal, dan Pemalang.
Banjir pesisir tersebut terjadi karena adanya fenomena bulan purnama tanggal 3 Maret 2026. Fenomena itu berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, rob pun berpotensi terjadi di pesisir Brebes, Tegal, dan Pemalang.
Imbauan terkait Banjir Pesisir
BMKG Tegal menjelaskan jika terjadi banjir pesisir atau rob maka akan berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Aktivitas yang terdampak seperti bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, dan aktivitas tambak garam serta perikanan darat.
BMKG Tegal mengimbau masyarakat selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari rob tersebut. Masyarakat juga diminta untuk memperhatikan info cuaca maritim dari BMKG.
Diketahui, fenomena rob memang sering terjadi di wilayah pesisir pantai utara Jawa Tengah. Sehingga masyarakat pesisir harus selalu mengantisipasi jika ada rob.

