Salah satu ibadah yang khusus dilaksanakan di bulan Ramadan adalah salat tarawih. Terkait salat tarawih, Polres Tegal memberi imbauan warga di Kabupaten Tegal agar waspada. Sebab, bisa saja pencurian sepeda motor akan terjadi di saat tarawih.
“Tempat ibadah adalah tempat kita mendekatkan diri kepada Tuhan, namun kelengahan beberapa menit dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan,” tulis Polres Tegal di akun Instagramnya.
Disebutkan, saat jemaah fokus beribadah, pelaku pencurian sepeda motor kerap mengincar kendaraan yang tidak dikunci ganda, parkir di tempat gelap/sepi, kunci masih menggantung, dan
memarkir motor di area yang tidak terpantau CCTV / petugas parkir.
Tips Polres Tegal
Terkait potensi kejahatan curanmor ketika warga melakukan tarawih, maka Polres Tegal memberikan beberapa tips. Sehingga, warga bisa aman beribadah. Tipsnya adalah sebagai berikut:
1. Gunakan kunci ganda / kunci pengaman tambahan
2. Parkir di tempat terang dan mudah terlihat
3. Pastikan stang terkunci sempurna
4. Jangan meninggalkan barang berharga di motor
5. Jika memungkinkan, parkir berdekatan dengan jamaah lain.
Seperti diketahui, salat tarawih umumnya dilaksanakan setelah salat Isya. Salat tarawih ini dilaksanakan di masjid atau di musala selama Ramadan 29 atau 30 hari. Di masjid biasanya banyak yang melaksanakan tarawih. Sehingga karena banyak yang salat tarawih, tidak menutup kemungkinan banyak kendaraan yang diparkir di sekitar masjid.

