Manajemen RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara memastikan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi arus mudik dan libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Meski memasuki masa cuti bersama, layanan kegawatdaruratan dipastikan tetap beroperasi normal selama 24 jam untuk melayani masyarakat dan pemudik.
Direktur RSUD Hj. Anna Lasmanah, dr. Eri Rosita, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan sumber daya manusia (SDM) secara ketat. Hal ini dilakukan guna menjamin tidak ada kekosongan petugas di setiap sif layanan selama masa libur panjang tersebut.
“SDM sudah kami jadwal dengan teliti. Pelayanan tetap berjalan 7×24 jam,” ujar dr. Eri saat meninjau kesiapan rumah sakit, Senin (16/3/2026).
Fokus Layanan IGD dan Bedah
Mengingat layanan rawat jalan atau poliklinik akan tutup sementara pada 19 hingga 23 April 2026, RSUD memperkuat lini Instalasi Gawat Darurat (IGD). Lonjakan kunjungan pasien diprediksi akan terjadi di unit ini.
Pihak rumah sakit akan menerapkan sistem triase secara ketat untuk mengatur prioritas penanganan:
Kategori Merah & Kuning: Pasien gawat darurat dan gawat tidak darurat akan mendapatkan prioritas utama.
Kategori Hijau: Pasien tidak gawat dan tidak darurat diimbau untuk bersabar jika terjadi antrean.
“Kami juga menyiapkan ruang tunggu yang lebih luas agar pasien kategori hijau tetap nyaman saat menunggu penanganan pasien kategori merah dan kuning selesai,” tambah dr. Eri.
Selain IGD, Instalasi Bedah Sentral (IBS) juga disiagakan penuh untuk mengantisipasi kasus darurat, termasuk kecelakaan lalu lintas. Dokter spesialis akan bersiaga dengan sistem on-call, sementara tenaga perawat serta anestesi tetap standby di tempat.
Jadwal Operasional Poliklinik dan Layanan Khusus
Untuk menjaga ritme pelayanan, RSUD Hj. Anna Lasmanah telah menetapkan jadwal operasional poliklinik sebagai berikut:
18 April: Buka normal.
19–23 April: Tutup (Libur Lebaran).
24 April: Buka terbatas.
25 April: Kembali beroperasi penuh.
Sementara itu, layanan vital seperti hemodialisa (cuci darah) tetap berjalan dengan penyesuaian jadwal. Layanan hanya akan libur pada hari pertama Lebaran dan akan dijadwalkan ulang pada hari sebelum atau sesudahnya agar kebutuhan medis pasien tetap terpenuhi.
Fasilitas Penunjang dan Mitigasi Penyakit
Sebagai langkah mitigasi di ruang publik, RSUD menyiagakan delapan unit ambulans yang telah diperiksa kelayakannya. Selain itu, rumah sakit juga mendirikan posko kesehatan di Alun-alun Banjarnegara untuk melayani masyarakat umum.
Terkait jaminan kesehatan, dr. Eri menjamin pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang nonaktif tetap akan dilayani. Pihak rumah sakit akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan untuk aktivasi kembali kepesertaan pasien.
Terakhir, kewaspadaan juga ditingkatkan terhadap potensi kasus malaria dari pemudik asal daerah endemis. Prosedur surveilans dan pemeriksaan sampel darah akan diperketat bagi pasien yang menunjukkan gejala guna mencegah penularan lokal di wilayah Banjarnegara.

