Kamis (19/3/2026) akan dilakukan sidang isbat penentuan 1 Syawal alias penentuan Idulfitri di Kementerian Agama (Kemenag). Dari sidang ini akan diketahui apakah pemerintah akan menetapkan 1 Syawal pada 20 Maret 2026 atau pada 21 Maret 2026.
Ada beberapa rangkaian agenda terkait sidang isbat. Seperti dikutip dari Instagram Bimas Islam Kemenag, berikut rangkaian acaraya.
Pukul 16.30 WIB:
Seminar Posisi Hilal, live streaming di channel YouTUbe Bimas Islam TV, TikTok, dan IG Bimas Islam
Pukul 18.45 WIB:
Pelaksanaan sidang isbat yang dilakukan secara tertutup.
PukulĀ 19.25 WIB:
Konferensi Pers Penetapan 1 Syawal 1447 H, lve streaming di channel YouTube Bimas Islam TV dan Kemenag RI, TikTok, dan IG Bimas Islam.
Idulfitri Berpotensi Ada Perbedaan
Idulfitri berpotensi terjadi perbedaan di kalangan umat Islam. Ormas Muhammadiyah sudah memastikan bahwa 1 Syawal pada 20 Maret 2026. Dengan begitu pada 19 Maret 2026 malam, warga Muhammadiyah sudah menjalankan malam takbiran.
Sementara, 1 Syawal versi pemerintah menunggu sidang isbat. Dari sidang isbat ini, ada potensi Idulfitri 20 Maret tapi juga berpotensi 21 Maret 2026. Jika pemerintah menetapkan 1 Syawal pada 21 Maret 2026, maka akan ada perbedaan dengan Muhammadiyah.
Namun begitu jika misalnya ada perbedaan, masyarakat diminta untuk saling menghargai. Kemudian menganggap perbedaan itu sebagai rahmat.

