Kemacetan parah terjadi di jalur dari tugu gunungan Desa Mandirancan Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas sampai perempatan lampu merah Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Fenomena kemacetan parah terjadi pada Selasa (24/3/2026) petang kisaran pukul 18.00 WIB.
Jarak Mandirancan-Pegalongan yang biasanya ditempuh dalam dua menit, kini ditempuh puluhan menit. Kemacetan mengular luar biasa. Jembatan baru yang menghubungkan Mandirancan-Pegalongan juga dipenuhi mobil roda empat.
Mobil dari Mandirancan ke Pegalongan ini kemungkinan adalah yang akan menuju Purwokerto. Sebagian mobil adalah mobil plat B alias mobil Jakarta.
Sementara untuk jalur dari Pegalongan ke Mandirancan relatif tidak macet alias lancar. Seperti diketahui, saat ini adalah fase yang diprediksi sebagai puncak arus balik. Sebab aktivitas perkantoran akan mulai kembali pada 25 Maret 2026.
Seperti diketahui, fenomena mudik memang sering terjadi di masa Lebaran. Fenomena itu membuat arus lalu lintas padat. Bahkan di titik tertentu bisa menimbulkan kecamatan.
Fenomena arus balik juga memungkinkan adanya kepadatan arus lalu lintas. Bahkan juga kemacetan di titik tertentu. Arus balik adalah fenomena para pemudik kembali ke tempat perantauan.

