Seorang pria berinisial JI (37) meninggal dunia setelah diduga melakukan aksi nekat dengan melompat dari lantai tiga ruang rawat inap di sebuah rumah sakit di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2026). Korban diketahui tengah menjalani perawatan akibat penyakit lambung yang dideritanya.
Jalani Perawatan Sejak Sehari Sebelumnya
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Sebelum insiden berlangsung, korban sempat menjalani pemeriksaan medis sejak pagi hari. Ia juga telah menjalani pengecekan jantung oleh tim dokter, dengan hasil yang dinyatakan dalam kondisi baik.
Korban diketahui pertama kali masuk ke instalasi gawat darurat (IGD) pada Selasa (14/4) sekitar pukul 15.30 WIB dengan keluhan penyakit dalam. Setelah mendapat penanganan awal, korban kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap yang berada di lantai tiga untuk menjalani perawatan lanjutan.
Namun, suasana mendadak berubah saat korban diduga berusaha melompat dari jendela kamar perawatan. Kakak korban yang berada di lokasi sempat berupaya mencegah dengan menarik tubuh korban. Sayangnya, upaya tersebut tidak berhasil dan korban akhirnya terjatuh dari ketinggian.
“Iya benar, ada kejadian seorang pasien yang meninggal dunia setelah jatuh dari lantai tiga ruang perawatan,” ujar Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, Kamis (16/4/2026).
Sempat Dicegah Keluarga, Namun Gagal
Saat kejadian, ibu korban diketahui tengah menunggu di dalam kamar. Teriakan histeris terdengar ketika korban mencoba melompat, yang kemudian mengundang perhatian keluarga lainnya.
Kakak korban yang berada tak jauh dari lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan. Ia sempat memegang tubuh korban agar tidak jatuh, namun karena tenaga yang tidak seimbang, korban akhirnya terlepas dan jatuh ke bawah.
Korban mengalami luka serius di bagian kepala belakang dan dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Periksa Saksi
Petugas dari Polsek Cilacap Tengah bersama Unit Identifikasi Polresta Cilacap langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan dan keluarga korban, juga telah dimintai keterangan.
Selain itu, polisi juga melakukan dokumentasi serta pemeriksaan fisik terhadap korban guna memastikan penyebab pasti kematian.
Dari hasil keterangan sementara, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi akibat penyakit yang tak kunjung sembuh.
“Dugaan sementara, korban mengalami tekanan psikologis karena kondisi kesehatannya,” jelas Galih.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait peristiwa tersebut, termasuk memastikan tidak adanya unsur lain dalam kejadian tersebut.

