Kapolres Banjarnegara, AKBP Mariska Fendi Susanto, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu teror pocong yang belakangan ramai diperbincangkan di sejumlah wilayah. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kabar yang beredar tersebut merupakan hoaks yang sengaja diembuskan hingga memicu keresahan.
Kapolres meminta warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya, terutama yang beredar masif melalui media sosial dan grup percakapan digital.
“Jangan mudah percaya isu-isu yang belum tentu benar. Informasi tentang teror pocong yang ramai itu hoaks. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak membuat suasana semakin gaduh,” kata Mariska, Senin (25/4/2026).
Tingkatkan Ronda Malam
Meski memastikan isu tersebut bohong, Kapolres tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan. Langkah konkret yang disarankan adalah dengan mengaktifkan kembali ronda malam dan kegiatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).
Menurut Mariska, kewaspadaan warga tetap krusial, bukan untuk memburu hantu, melainkan untuk mencegah tindak kriminalitas nyata serta gangguan keamanan lainnya. Ia menilai budaya siskamling selama ini terbukti efektif menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian antarwarga.
Namun, ia menggarisbawahi agar kewaspadaan itu jangan sampai berubah menjadi aksi main hakim sendiri ataupun penyebaran ketakutan yang tidak mendasar.
“Kegiatan ronda tetap perlu ditingkatkan. Tapi jangan karena isu yang tidak benar kemudian masyarakat menjadi takut berlebihan atau malah bertindak sendiri tanpa memastikan fakta,” ujarnya.
Bijak Bermedia Sosial
Polres Banjarnegara juga meminta masyarakat segera melapor ke pihak berwajib apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Polisi memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Di sisi lain, warga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Masyarakat diminta setop menyebarkan foto, video, maupun narasi mistis yang belum terverifikasi, karena hal tersebut dapat memperkeruh keadaan dan memicu kepanikan massal.
Kapolres menegaskan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian. Oleh karena itu, semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga harus tetap dijaga di tengah maraknya informasi menyesatkan di dunia maya.

