Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 resmi menunjuk Stadion Gelora Satria Purwokerto sebagai salah satu lokasi pertandingan untuk babak 64 besar. Mulai akhir pekan ini, stadion kebanggaan warga Kabupaten Banyumas tersebut bakal menjadi arena pertempuran sengit bagi tim-tim tangguh yang tergabung di Grup C.
Guna menyukseskan kompetisi kasta keempat sepak bola tanah air ini, pembenahan sarana dan prasarana terus dikebut oleh pihak tuan rumah.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (29/5/2026), jajaran petugas bersama Panitia Pelaksana (Panpel) lokal sedang melakukan akselerasi serta sentuhan akhir (finishing). Pembenahan fasilitas secara masif ini dilakukan demi memastikan seluruh aspek stadion memenuhi regulasi ketat dari kompetisi nasional.
Renovasi dan Sterilisasi Lapangan GOR Satria Purwokerto
Mengingat waktu pelaksanaan yang sudah di depan mata, kesibukan di Stadion Gelora Satria terlihat makin intensif. Panpel setempat bergerak cepat merampungkan berbagai sektor krusial. Petugas di lapangan fokus memotong rumput secara berkala demi menjaga ketebalan standar dan memastikan laju bola berjalan mulus saat pertandingan.
Tak hanya sektor rumput, proses pengecatan ulang serta penegasan garis-garis pembatas lapangan juga dikerjakan agar terlihat presisi. Fasilitas penunjang lainnya pun ikut dirombak, meliputi ruang ganti pemain (dressing room), ruang transit perangkat pertandingan, area tribun penonton, pasokan air bersih, hingga keandalan sistem lampu stadion.
Upaya menyeluruh ini demi menjamin kenyamanan maksimal bagi para klub peserta dan wasit yang bertugas.
Peta Kekuatan dan Profil Tim Penantang di Grup C
Atmosfer persaingan ketat dipastikan bakal tersaji di Stadion Gelora Satria Purwokerto yang mempertemukan empat klub luar daerah di Grup C. Seluruh tim yang akan memperebutkan tiket ke babak berikutnya di Liga 4 Nasional 2026 ini datang membawa nama baik wilayahnya masing-masing, yaitu:B
- Balikpapan FC, klub tangguh yang mewakili Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
- 757 Kepri Jaya FC, tim kebanggaan yang menjadi utusan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
- Panua GFC, kesebelasan yang datang sebagai perwakilan Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
- Cimahi United, skuad menantang yang merupakan wakil dari Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat.
Melihat komposisi materi tim yang berimbang, duel di grup ini diprediksi berjalan sangat alot. Sayangnya, gairah kompetisi nasional di Banyumas ini terasa sedikit kurang lengkap karena absennya Persibas Banyumas.
Laskar Bawor gagal mengamankan tiket putaran nasional setelah terjegal di babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah.
Meski demikian, animo masyarakat Banyumas diproyeksikan tetap tinggi untuk memadati tribun stadion demi menyaksikan tontonan sepak bola level nasional sekaligus menyambut ramah tim-tim tamu yang datang.
Agenda Pertandingan Seluruh Skuad Grup C
Babak penyisihan Grup C Liga 4 Nasional 2026 di GOR Satria Purwokerto akan dimainkan dengan jadwal padat lewat sistem setengah kompetisi (half-round robin). Hampir seluruh laga dipusatkan di Stadion Gelora Satria, terkecuali satu pertandingan pamungkas yang digelar serentak di lapangan alternatif demi menjaga asas keadilan olahraga.
Catat jadwal lengkap pertandingan Grup C berikut ini:
- Sabtu, 30 Mei 2026
- 13:15 WIB: Panua GFC vs Cimahi United (Std. Gelora Satria)
- 15:30 WIB: Balikpapan FC vs 757 Kepri Jaya FC (Std. Gelora Satria)
- Selasa, 02 Juni 2026
- 13:15 WIB: Cimahi United vs 757 Kepri Jaya FC (Std. Gelora Satria)
- 15:30 WIB: Panua GFC vs Balikpapan FC (Std. Gelora Satria)
- Jumat, 05 Juni 2026
- 13:30 WIB: 757 Kepri Jaya FC vs Panua GFC (Std. Goentoer Darjono)
- 13:30 WIB: Balikpapan FC vs Cimahi United (Std. Gelora Satria)
Kepercayaan yang diberikan oleh penyelenggara pusat untuk menunjuk Kabupaten Banyumas sebagai tuan rumah menjadi bukti konkret kualitas infrastruktur olahraga daerah yang mumpuni.
Lebih dari sekadar hiburan olah raga bagi warga sekitar, pergelaran turnamen berskala nasional ini diharapkan membawa dampak multiplier yang positif untuk menggerakkan perekonomian lokal—khususnya pelaku UMKM, bisnis perhotelan, serta sektor pariwisata di sekitar Purwokerto sepanjang kompetisi berlangsung.

