Perjalanan mudik Lebaran yang menempuh jarak jauh dan waktu lama berisiko tinggi memicu kelelahan hingga gangguan kesehatan serius. Masyarakat pun diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik secara prima guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama menuju kampung halaman.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, dr. Latifa Hesti Purwaningtyas, menekankan bahwa lonjakan mobilitas masyarakat saat tradisi mudik harus dibarengi dengan kesadaran menjaga kesehatan. Menurutnya, perjalanan berjam-jam tanpa persiapan yang matang dapat menurunkan daya tahan tubuh secara drastis.
”Tingginya mobilitas ini membuat risiko kelelahan, dehidrasi, hingga kecelakaan meningkat jika faktor kesehatan diabaikan,” ujar dr. Latifa pada Rabu (11/3/2026).
Fokus pada Istirahat dan Konsentrasi
Salah satu poin krusial yang sering disepelekan adalah manajemen waktu istirahat. Latifa mengingatkan para pengemudi untuk tidak memaksakan diri demi mengejar waktu sampai ke tujuan.
“Pengemudi sebaiknya berhenti dan beristirahat setiap dua sampai empat jam perjalanan agar tubuh tetap segar dan konsentrasi terjaga,” tuturnya. Selain itu, kecukupan tidur minimal enam hingga delapan jam sebelum berangkat menjadi syarat mutlak untuk menghindari risiko kecelakaan akibat kantuk.
Panduan Mudik Sehat
Berdasarkan imbauan Dinas Kesehatan, berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan pemudik:
- Pastikan Kondisi Fit: Jangan berangkat jika sedang demam atau flu berat.
- Cukupi Waktu Tidur: Minimal 6-8 jam sebelum memulai perjalanan.
- Istirahat Teratur: Berhenti setiap 2-4 jam sekali.
- Cukupi Cairan: Minum air putih minimal 2 liter per hari untuk mencegah dehidrasi.
- Bawa Obat Pribadi: Siapkan obat P3K standar dan obat rutin bagi penderita penyakit kronis.
- Pilih Makanan Sehat: Konsumsi makanan bersih dan matang; hindari makanan terlalu pedas atau berminyak.
- Jaga Kebersihan: Rutin mencuci tangan dengan sabun setelah menyentuh benda di tempat umum.
- Gunakan Masker: Terutama jika kondisi tubuh sedang kurang sehat.
- Gunakan Sabuk Pengaman: Pastikan prosedur keselamatan kendaraan terpenuhi.
- Manfaatkan Pos Kesehatan: Jangan ragu mendatangi pos kesehatan di jalur mudik jika merasa pusing atau lemas.
Pemerintah telah menyiagakan sejumlah pos kesehatan di titik-titik strategis yang bisa dimanfaatkan pemudik untuk pemeriksaan medis ringan maupun sekadar beristirahat.
“Dengan persiapan yang baik, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung lebih aman dan nyaman sehingga pemudik bisa sampai di kampung halaman dalam kondisi sehat,” pungkas dr. Latifa.

