cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Menilik Eksistensi Nasi Goreng Oplos AAH Purwokerto: Memori 300 Perak Tahun 1999 hingga Porsi Jumbo “Triple”
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Menilik Eksistensi Nasi Goreng Oplos AAH Purwokerto: Memori 300 Perak Tahun 1999 hingga Porsi Jumbo “Triple”
Banyumas Raya

Menilik Eksistensi Nasi Goreng Oplos AAH Purwokerto: Memori 300 Perak Tahun 1999 hingga Porsi Jumbo “Triple”

Kurnia
Last updated: 5 April 2026 20:31
Kurnia
Published: 5 April 2026
Share
Penampakan porsi satu Nasi Goreng Oplos AAH setelah melewati proses masak yang unik. (Foto: cilacaptoday.com)
Penampakan porsi satu Nasi Goreng Oplos AAH setelah melewati proses masak yang unik. (Foto: cilacaptoday.com)
SHARE

Di tengah melambungnya harga kebutuhan pokok yang kerap mencekik para pelaku usaha kuliner, sebuah kedai sederhana di sudut Purwokerto justru menunjukkan keteguhan yang luar biasa.

Contents
  • Kesetiaan Lokasi dan Jejak Langkah Selama 27 Tahun
  • Evolusi Harga: Memori 300 Perak hingga Porsi Jumbo “Triple”
  • Racikan Khusus “Magelangan” dan Rahasia Kelezatan Purwokerto
  • Prinsip Bertahan: Kualitas di Atas Fluktuasi Pasar
  • Panduan Lokasi dan Waktu Operasional

Nasi Goreng Oplos AAH, salah satu permata tersembunyi (hidden gem) dalam peta kuliner Kota Satria, berhasil mempertahankan popularitasnya selama lebih dari 27 tahun tanpa mengorbankan keterjangkauan harga bagi pelanggannya.

Dedikasi kedai ini terhadap kepuasan konsumen terlihat dari catatan sejarah harganya yang tetap bersahabat sejak pertama kali melayani warga pada akhir era 90-an.

 

Kesetiaan Lokasi dan Jejak Langkah Selama 27 Tahun

Dimulai pada tahun 1999, Pak AAH (almarhum) bersama istrinya membangun fondasi usaha ini dengan penuh ketekunan.

Berbeda dengan mayoritas pedagang kaki lima yang berpindah-pindah menggunakan gerobak, Nasi Goreng Oplos AAH justru dikenal karena loyalitasnya pada titik awal mereka berdiri.

“Dari dulu memang tidak pernah keliling, langsung buka di sini,” ungkap Bu AAH dalam wawancara bersama tim cilacaptoday.com pada Sabtu (4/4/2026).

Keteguhan untuk menetap di lokasi yang sama inilah yang menjadikan kedai ini sebagai destinasi nostalgia favorit bagi para alumni sekolah maupun warga asli Purwokerto yang rindu akan cita rasa masa lalu.

Nasi Goreng AAH yang legend sejak harga Rp300 hingga saat ini Rp7000 di Purwokerto. (Foto: cilacaptoday.com) 
Nasi Goreng AAH yang legend sejak harga Rp300 hingga saat ini Rp7000 di Purwokerto. (Foto: cilacaptoday.com)

 

Evolusi Harga: Memori 300 Perak hingga Porsi Jumbo “Triple”

Bagi generasi Z, mungkin sulit membayangkan bahwa satu porsi makanan pernah dijual dengan harga setara recehan.

Di awal operasionalnya pada tahun 1999, Bu AAH mengenang bahwa hidangan mereka hanya dibanderol sebesar Rp300.

Baca Juga  Keripik Niti: Menelusuri Jejak Pelopor Keripik Tempe Legendaris Purwokerto Sejak 1967

“Awal ya 300 perak seingat saya tahun 99. Kemudian naik perlahan menjadi 400, 500, hingga 700. Baru kemudian masuk ke angka 1.000 dan 1.250,” tutur Bu AAH.

Seiring berjalannya waktu, harga mulai menyentuh angka Rp1.000 pada tahun 2005 dan mencapai kisaran Rp4.000 pada dekade berikutnya di tahun 2015.

Hingga saat ini, kedai legendaris ini tetap memegang prinsip ekonomi kerakyatan dengan daftar harga sebagai berikut:

  • Porsi Biasa: Rp7.000 (Polos) / Rp10.000 (Pakai Telur)
  • Porsi 1,5: Rp10.000 (Polos) / Rp13.000 (Pakai Telur)
  • Porsi Double: Rp13.000 (Polos) / Rp16.000 (Pakai Telur)
  • Porsi Triple: Rp19.000 (Porsi super besar yang sudah tersedia sejak lama)

 

Racikan Khusus “Magelangan” dan Rahasia Kelezatan Purwokerto

Daya tarik utama kedai ini bukan sekadar murah, melainkan teknik memasak yang unik. Menu andalan mereka dikenal dengan sebutan Nasi Goreng Mawut atau Magelangan, sementara masyarakat Padang sering menyebutnya Minas (Mie Nasi).

Berbeda dengan cara masak pada umumnya, mie goreng diolah terlebih dahulu bersama racikan bumbu seperti gula, garam, dan saus tiram hingga meresap.

Setelah mie mencapai tingkat kematangan sempurna, barulah nasi putih dimasukkan dan dipadukan dengan kecap spesial asli Purwokerto.

Hasilnya adalah harmoni rasa gurih, manis, dan asin yang seringkali dianggap mirip dengan kelezatan mie instan goreng yang melegenda.

 

Prinsip Bertahan: Kualitas di Atas Fluktuasi Pasar

Lonjakan harga bahan baku seperti cabai rawit maupun beras tidak serta-merta membuat manajemen Nasi Goreng Oplos AAH menaikkan tarif secara mendadak.

Bagi sang pemilik, konsistensi rasa dan kepuasan pelanggan adalah hal yang mutlak.

“Kami tetap menjaga kualitas. Jika hanya mengikuti gejolak harga bahan mentah tentu sulit, karena produk kami adalah barang matang. Meskipun biaya produksi naik, kami tetap berusaha bertahan dengan harga yang ada,” pungkasnya.

Baca Juga  Mie Bogor & Soto Betawi Bang Asep, Sensasi Kuliner Otentik di Purwokerto

 

Panduan Lokasi dan Waktu Operasional

Bagi penikmat kuliner yang ingin merasakan sensasi “Oplos” yang autentik, Anda dapat mengunjungi lokasinya yang tetap tidak berubah selama hampir tiga dekade terakhir:

  • Lokasi: Jalan Kombas (Jl. Komisaris Bambang Suprapto) Gg. 2, RT.002/RW.002, Mangunjaya, Purwokerto Lor, Purwokerto Timur.
  • Jam Buka: 18.00 – 23.30 WIB (atau hingga stok ludes).
  • Menu Pendamping: Tersedia sate-satean (bakso goreng, hati ampela) dan aneka gorengan mulai dari Rp2.000.
  • Kapasitas Produksi: Setiap harinya, kedai ini mampu mengolah hingga 20 kg beras dan 280 bungkus mie goreng.

Melalui dedikasi yang tak goyah selama 27 tahun, Nasi Goreng Oplos AAH membuktikan bahwa loyalitas pelanggan dapat dibangun melalui kejujuran rasa dan keramahan harga.

***

Lawan 10 Pemain, Persibangga Tertahan Imbang di Babak Pertama
Wabup Purbalingga: PNS Bukan Status dan Gaya Hidup Tapi Tanggung Jawab untuk Rakyat
Penjual Togel Hongkong di Pasar Wage Purwokerto Disidang
Polres Purbalingga Survei Jalur Mudik Lebaran, Ini Tujuannya 
Mesin Pengering Meledak Saat Uji Coba, Dapur Program MBG di Desa Krajan Banyumas Batal Beroperasi
TAGGED:kuliner banyumasnasi goreng oplos ahh purwokerto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan