
Kabupaten Purbalingga memiliki ikon wisata air yang tak pernah sepi pengunjung, yakni Objek Wisata Air Bojongsari atau yang lebih populer dengan nama Owabong.
Bukan sekadar tempat bermain air biasa, Owabong Purbalingga merupakan perpaduan antara water park modern dengan basis alam yang kuat. Tak heran, destinasi ini menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Kabupaten Purbalingga.
Bagi Anda yang berencana berkunjung, berikut ulasan lengkap mengenai harga tiket, jam operasional, hingga fakta-fakta unik yang menyelimutinya.
Harga Tiket dan Jam Operasional Owabong Purbalingga
Owabong menawarkan tarif yang cukup terjangkau bagi semua kalangan:
Hari Biasa (Monday-Friday): Rp25.000 per orang.
Akhir Pekan & Libur Nasional: Rp35.000 per orang.
Harga tiket tersebut sudah memberikan akses bebas ke berbagai wahana air utama. Wisatawan bisa berkunjung setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB, memberikan waktu yang sangat leluasa untuk mengeksplorasi seluruh area seluas 4,8 hektare ini.
7 Fakta Menarik Owabong Purbalingga
1. Air Alami Tanpa Mata Perih
Berbeda dengan kolam renang pada umumnya, Owabong menggunakan sumber mata air alami. Penggunaan kaporit yang sangat minim membuat airnya sangat jernih, sejuk, dan yang paling penting, tidak membuat mata perih. Hal ini menjadi daya tarik utama bagi orang tua yang membawa anak kecil.
2. Sejarah Kolam Renang Belanda
Siapa sangka jika Owabong memiliki nilai sejarah tinggi? Dahulu, tempat ini adalah Pemandian Bojongsari yang dibangun oleh warga Belanda pada tahun 1946. Setelah melalui pengembangan panjang oleh pemerintah daerah, Owabong secara resmi melakukan Grand Opening sebagai objek wisata modern pada 18 Maret 2005.
3. Kolam Ombak Sagara
Bagi pencinta sensasi laut, Owabong memiliki Kolam Ombak Sagara. Wahana ini diklaim sebagai kolam ombak terbesar di Jawa Tengah yang mampu menghadirkan gelombang layaknya berada di tepi pantai.
4. Wahana Ekstrem dan Atraksi Flyboard
Selain wahana air, pengunjung bisa memacu adrenalin dengan mencoba zipline coaster, flying fox, hingga gokart. Pada momen liburan tertentu, pengelola juga sering menyuguhkan atraksi memukau seperti flyboard yang jarang ditemui di objek wisata lain.
5. Pasar Gantar yang Unik
Salah satu kearifan lokal yang unik di Owabong adalah Pasar Gantar. Di sini, terjadi transaksi jual beli unik di mana penjual dan pembeli tidak saling melihat langsung karena terhalang tembok. Transaksi dilakukan menggunakan bambu panjang (gantar) yang ujungnya diberi ember sebagai wadah uang dan barang.
6. Ritual Tradisi ‘Bersih Sumber’
Owabong sangat menghargai alam. Menjelang bulan Ramadhan, rutin diadakan ritual ‘Bersih Sumber’ sebagai wujud syukur atas melimpahnya mata air. Tradisi ini seringkali dibarengi dengan kebijakan akses gratis bagi warga lokal pada waktu tertentu.
7. Fasilitas Lengkap dan Penginapan
Dari luas awal hanya 1 hektare, kini Owabong telah berkembang menjadi 4,8 hektare. Fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari kolam air hangat, terapi ikan, hingga Hotel Owabong bagi wisatawan yang ingin menginap tanpa harus meninggalkan kawasan wisata.
Dengan segala keunikannya, Owabong Purbalingga bukan sekadar tempat wisata air, melainkan destinasi rekreasi keluarga yang edukatif dan sarat akan nilai budaya.

