Kabar mengejutkan datang dari Persibangga Purbalingga yang tengah berjuang di putaran nasional Liga 4 2026. Di tengah persaingan ketat babak 64 besar, tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman resmi mengganti pelatih kepala setelah menelan kekalahan dari Wahana FC.
Pelatih Agus Riyanto memutuskan mengundurkan diri usai Persibangga kalah 0-2 dari Wahana FC pada pertandingan Grup D babak 64 besar Liga 4 Nasional yang digelar Selasa (2/6/2026). Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Persibangga yang tampil di hadapan pendukung sendiri namun gagal menunjukkan performa terbaik.
Sebagai pengganti, manajemen menunjuk M Irfan untuk memimpin tim hingga akhir kompetisi. Sosok yang pernah menangani PSIP Pemalang itu bukan nama asing di sepak bola Jawa Tengah. Saat masih aktif bermain, M Irfan dikenal sebagai salah satu pemain andalan PSIS Semarang.
Pengumuman pergantian pelatih disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Indor Sasana Krida Perwira, Kompleks Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Rabu (3/6/2026) malam.
Manajer Persibangga, Uut Triyas Yanuar, secara resmi memperkenalkan M Irfan sebagai pelatih baru Persibangga di hadapan awak media. Dalam kesempatan tersebut, M Irfan juga hadir dan menyampaikan komitmennya untuk membawa tim bangkit.
Pergantian pelatih dilakukan di saat Persibangga berada dalam situasi yang tidak mudah. Saat menghadapi Wahana FC, permainan Persibangga dinilai belum mampu memenuhi harapan publik. Meski bermain di kandang sendiri, lini depan gagal menciptakan gol, sementara sejumlah kesalahan individu di lini belakang dimanfaatkan lawan untuk mencetak dua gol kemenangan.
Kini seluruh fokus tertuju pada pertandingan hidup-mati melawan PSPP Padang Panjang yang akan berlangsung pada 5 Juni 2026 di Stadion Goentoer Darjono mulai pukul 15.30 WIB. Laga tersebut menjadi penentuan nasib Persibangga untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar Liga 4 Nasional.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Persibangga. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan ribuan suporter diyakini menjadi modal penting untuk meraih hasil maksimal. Atmosfer Stadion Goentoer Darjono diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih berani dan percaya diri.
Peluang Persibangga untuk melaju ke babak berikutnya masih terbuka lebar. Namun, kesempatan itu hanya bisa diwujudkan apabila mampu meraih tiga poin saat menghadapi PSPP Padang Panjang. Di tangan pelatih baru M Irfan, harapan masyarakat Purbalingga kini kembali menyala, menanti kebangkitan Laskar Jenderal Soedirman di panggung nasional.

