cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Tanggul Irigasi Jebol di Banjarnegara: Dirjen SDA Soroti Penyodetan Liar dan Usia Infrastruktur
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Tanggul Irigasi Jebol di Banjarnegara: Dirjen SDA Soroti Penyodetan Liar dan Usia Infrastruktur
Banyumas Raya

Tanggul Irigasi Jebol di Banjarnegara: Dirjen SDA Soroti Penyodetan Liar dan Usia Infrastruktur

Heri Cahyono
Last updated: 1 Juni 2026 19:28
Heri Cahyono
Published: 1 Juni 2026
Share
Tanggul Irigasi Jebol di Banjarnegara: Dirjen SDA Soroti Penyodetan Liar dan Usia Infrastruktur
Bupati Banjarnegara beserta Dirjen SDA dan Kepala BBSWO saat meninjau proses pengerjaan perbaikan irigasi di Banjarnegara, Senin (1/6/2026). (Foto: Kominfo Banjarnegara)
SHARE

Maraknya praktik penyodetan saluran irigasi secara ilegal diduga kuat menjadi salah satu pemicu utama ambrolnya tanggul irigasi di Desa Gemuruh, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, saat meninjau langsung lokasi kerusakan pada Senin (1/6/2026).

Contents
  • ​Strategi Dua Skema dan Solusi Pompanisasi
  • ​Dukungan Pemerintah Daerah

​Menurut Arnold, hasil investigasi awal mengindikasikan bahwa kerusakan infrastruktur ini tidak murni disebabkan oleh faktor alam. Aktivitas manusia yang mengubah aliran air secara ilegal dinilai turut memperparah stabilitas struktur bangunan.

​”Selain faktor cuaca dan kondisi bangunan yang sudah tua, kami menemukan adanya praktik penyodetan irigasi yang turut memengaruhi stabilitas tanggul,” ujar Arnold di lokasi peninjauan.

​Ia menjelaskan bahwa titik tanggul yang jebol tersebut memang sudah berada dalam kondisi rentan. Usia bangunan yang tua, minimnya program rehabilitasi jangka panjang, serta penurunan struktur tanah membuat fondasi tanggul kian melemah. Ketika debit air melonjak drastis akibat cuaca ekstrem, struktur yang rapuh tersebut akhirnya tidak mampu menahan tekanan air.

​Dalam kunjungan kerja tersebut, Dirjen SDA didampingi oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Maryadi Utama dan Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana. Rombongan meninjau langsung titik kerusakan serta progres penanganan darurat yang tengah dikebut menggunakan alat berat.

​Arnold menegaskan bahwa percepatan perbaikan menjadi prioritas utama pemerintah, mengingat saluran irigasi tersebut merupakan infrastruktur vital penyokong produktivitas ratusan hektare lahan pertanian warga.

 

​Strategi Dua Skema dan Solusi Pompanisasi

​Merespons instruksi pusat, Kepala BBWSSO Maryadi Utama menyatakan bahwa pihaknya menerapkan dua skema penanganan yang berjalan simultan, yaitu penanganan darurat dan rencana rekonstruksi permanen.

Baca Juga  RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran

​Saat ini, fokus utama petugas di lapangan adalah menutup dinding tanggul yang jebol menggunakan material batu dan bronjong demi menahan abrasi susulan. Di saat yang sama, tim teknis tengah mematangkan desain untuk rekonstruksi permanen.

​”Kami menargetkan perbaikan tanggul ini dapat selesai dalam waktu sekitar satu bulan. Sampai saat ini proses penanganan di lapangan berjalan lancar,” terang Maryadi.

​Demi meminimalkan risiko gagal panen, BBWSSO juga menyiapkan langkah mitigasi berupa pompanisasi. Pasokan air untuk area persawahan terdampak akan dialihkan sementara dengan memompa air dari Saluran Sekunder Siwuluh.

​Berdasarkan data sementara, jebolnya tanggul utama ini sempat mengancam pasokan air untuk sekitar 161 hektare lahan persawahan di Kecamatan Bawang. Terputusnya aliran irigasi utama ini membuat ratusan petani sempat menghadapi ancaman kekeringan ekstrem.

 

​Dukungan Pemerintah Daerah

​Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat Kementerian PU dan BBWSSO. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi melindungi hajat hidup para petani.

​”Mengenai teknik perbaikan, kami serahkan sepenuhnya kepada BBWSSO yang memiliki kompetensi. Sementara Pemerintah Kabupaten Banjarnegara akan mendukung penuh pemenuhan kebutuhan air petani melalui berbagai alternatif sumber air yang tersedia, termasuk pompanisasi dari Saluran Siwuluh,” kata Amalia.

​Ia berharap proses rekonstruksi dapat rampung tepat waktu agar distribusi air ke sektor pertanian kembali normal dan roda perekonomian masyarakat tidak lumpuh terlalu lama.

 

SAR Perluas Pencarian Santri Ponpes Darul Falah yang Hanyut di Sungai Serayu Hingga Banyumas
Disnaker Banjarnegara Buka Posko Pengaduan THR 2026
Cerita Heroik dari Banjarnegara: KDS Bara Plus, ‘Rumah Sepi’ Bagi Penyintas ODHIV Berjuang Melawan Stigma
Desa Kemutug Lor: Dari Jejak Padjadjaran hingga Surga Wisata Banyumas
Bupati Purbalingga: Wayang Kulit Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Media Edukasi Moral
TAGGED:arnold aristoteles paplapna ritiauwBanjarnegaradesa gemuruh
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan