cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Bupati Purbalingga: Wayang Kulit Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Media Edukasi Moral
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Bupati Purbalingga: Wayang Kulit Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Media Edukasi Moral
Banyumas Raya

Bupati Purbalingga: Wayang Kulit Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Media Edukasi Moral

Redaksi Cilacap Today
Last updated: 22 Juni 2026 00:17
Redaksi Cilacap Today
Published: 22 Juni 2026
Share
Bupati Purbalingga Fahmi menghadiri Pagelaran Wayang Kulit bersama Ki Dalang Ada Subarkat di Lapangan Desa Jambudesa, Kecamatan Karanganyar, Sabtu (20/6/2026) malam.(Foto: Prokompim Purbalingga)
Bupati Purbalingga Fahmi menghadiri Pagelaran Wayang Kulit bersama Ki Dalang Ada Subarkat di Lapangan Desa Jambudesa, Kecamatan Karanganyar, Sabtu (20/6/2026) malam.(Foto: Prokompim Purbalingga)
SHARE

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat dan melestarikan seni budaya wayang kulit sebagai warisan leluhur. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pagelaran Wayang Kulit bersama Ki Dalang Ada Subarkat di Lapangan Desa Jambudesa, Kecamatan Karanganyar, Sabtu (20/6/2026) malam.

​Acara yang berlangsung meriah ini merupakan puncak dari rangkaian tradisi Ruwat Bumi dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Ratusan warga tampak memadati lokasi acara dengan penuh antusias sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus upaya melestarikan tradisi turun-temurun.

​Wayang Sebagai Tuntunan Hidup
​Dalam sambutannya, Bupati Fahmi mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa dan masyarakat Jambudesa yang dinilai konsisten menjaga tradisi Jawa. Menurutnya, wayang kulit bukan sekadar hiburan visual, melainkan media edukasi yang sarat akan pesan moral dan tuntunan hidup yang relevan dengan dinamika zaman.

​”Wayang adalah sesuatu yang baik karena di dalamnya terdapat banyak pelajaran hidup, keteladanan, serta nilai-nilai moral. Tokoh pewayangan mengajarkan kejujuran, tanggung jawab, kepemimpinan, dan keberanian. Budaya ini harus terus kita rawat bersama agar tetap hidup di generasi berikutnya,” ujar Fahmi.

​Pada momen tersebut, Bupati Fahmi juga meminta dukungan serta doa restu agar jajaran pemerintah daerah dan desa dapat terus bersinergi memberikan pelayanan terbaik. Ia turut memaparkan komitmen pembangunan infrastruktur, salah satunya rencana perbaikan ruas jalan kabupaten Bobotsari–Karangmoncol yang akan dieksekusi tahun ini untuk mendongkrak perekonomian warga.

​Rangkaian Ritual dan Ungkapan Syukur
​Sebelum mencapai puncak acara pagelaran wayang pada malam hari, masyarakat Desa Jambudesa telah mengikuti sejumlah ritual adat sejak pagi. Kepala Desa Jambudesa, Nova Noviyanto, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dimulai dengan ziarah kubur ke makam para leluhur kasepuhan serta mantan kepala desa terdahulu, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi inti ruwat bumi.

Baca Juga  Purbalingga Raih Peringkat 14 Nasional EPPD 2025, Masuk Kategori Kinerja Tinggi

​Nova berharap ritual tahunan ini dapat menambah keberkahan, mempererat keguyuban antarwarga, sekaligus membawa kesuburan bagi lahan pertanian di Desa Jambudesa. Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Ruwat Bumi, Suhad, menambahkan bahwa lakon-lakon dalam pewayangan sengaja dihadirkan karena membawa nilai budi pekerti dan kebijaksanaan yang patut diteladani oleh masyarakat luas.

​Sebagai tanda resminya pertunjukan, Bupati Fahmi Muhammad Hanif menyerahkan tokoh wayang lakon Bramangkoro secara simbolis kepada Ki Dalang Ada Subarkat, yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari penonton yang memadati lapangan.

 

Buruh Harian Lepas di Karangklesem Purwokerto Ini Nekat Jualan  Togel
569 Calhaj Purbalingga Siap Berangkat, Bupati Fahmi Tekankan Kesehatan dan Kebersamaan
Miris, Ribuan Buruh di Banyumas Raya Alami Kecelakaan Kerja, Pengawas: Jangan Abaikan SOP
Modal Seikhlasnya! Intip Daya Tarik Bukit Jatisewit, Spot Camping 360 Derajat di Cilongok Banyumas
Kado Lebaran! 36 Keluarga Korban Tanah Bergerak di Banjarnegara Resmi Tempati Rumah Baru
TAGGED:fahmi muhammad hanifwayang kulit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan